Pelat Dinas TNI Dipasang di Porsche Macan, Kapuspen: Itu Palsu
Baca dalam 60 detik
- Video viral memperlihatkan Porsche Macan menggunakan pelat nomor TNI 84155-00, memicu dugaan penyalahgunaan atribut militer.
- Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menegaskan tidak ada kendaraan dinas TNI jenis Porsche dan pelat tersebut dipastikan palsu.
- Mabes TNI berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri pemilik mobil mewah yang diduga melanggar aturan tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas angkat bicara terkait video viral yang menunjukkan sebuah mobil mewah Porsche Macan menggunakan pelat dinas TNI. Dalam pernyataannya, Nas menegaskan bahwa kendaraan dinas TNI tidak ada yang menggunakan merek Porsche, sehingga pelat yang terpasang dipastikan palsu.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan SUV mewah berwarna hitam dengan pelat nomor 84155-00, namun lokasi pengambilan gambar belum dapat dipastikan. Fenomena ini memicu kekhawatiran publik akan potensi penyalahgunaan atribut militer oleh pihak tidak bertanggung jawab. Nas menyatakan Mabes TNI telah berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap kendaraan dan pemiliknya.
Warganet menyoroti bahwa penggunaan pelat dinas TNI secara ilegal dapat memberikan keistimewaan tertentu di jalan raya, seperti bebas dari tilang atau prioritas lalu lintas. Kasus ini juga mengingatkan pada praktik serupa yang pernah terjadi, di mana oknum menggunakan pelat instansi tertentu untuk menghindari aturan. TNI menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang merugikan citra institusi.
Ke depan, langkah koordinasi antara TNI dan pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap jaringan pemalsuan pelat dinas. Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan atribut TNI. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap penggunaan simbol-simbol negara agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.



