Megawati dan Sri Sultan Hamengku Buwono X Gelar Pertemuan Empat Jam di Kraton Jogja
Baca dalam 60 detik
- Pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Sri Sultan Hamengku Buwono X berlangsung selama 3,5 jam di Kraton Jogja, diiringi jamuan makan malam dan gamelan.
- Kunjungan ini menjadi ajang konsolidasi politik PDIP, mengingat Megawati juga menghadiri pernikahan putra Sekjen Hasto Kristiyanto di Yogyakarta.
- Kehadiran sejumlah tokoh nasional dan pengurus partai dari berbagai daerah menandakan agenda ini memiliki bobot strategis bagi peta politik ke depan.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada Jumat (22/5) malam, disambut langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta keluarga. Pertemuan yang berlangsung sekitar 3,5 jam itu diisi dengan jamuan makan malam dan alunan gamelan, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Sultan didampingi oleh istri, GKR Hemas, serta putri-putri mereka, yakni GKR Condrokirono dan GKR Bendara, serta menantu KPH Purbodiningrat. Sementara Megawati datang bersama putranya M. Prananda Prabowo dan istri, cucu Pinka Hapsari, dua keponakan Puti Soekarno dan Romy Soekarno, serta politisi PDIP Bintang Puspayoga. Kehadiran keluarga besar ini menegaskan bahwa pertemuan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga mempererat hubungan personal antara dua tokoh nasional.
Selain bertemu Sri Sultan, Megawati juga menghadiri resepsi pernikahan putra Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ignatius Windu Hastomo (Igo) dengan Lim Xin Rui (Emily) di Pendapa Kridha Manunggal Budaya, Yogyakarta, Sabtu (23/5). Dalam kesempatan itu, Megawati memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Hasto dan istrinya, Maria Ekowati, didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Kehadiran para petinggi partai seperti Ganjar Pranowo, Bambang Wuryanto, Komaruddin Watubun, dan Rudianto Tjen, serta tokoh publik Mahfud MD, Rocky Gerung, dan Feri Amsari, menunjukkan bahwa acara ini menjadi ajang silaturahmi politik yang penting. Pengurus DPD dan DPC dari berbagai provinsi juga turut hadir, memperkuat citra soliditas internal PDIP.
Pertemuan antara Megawati dan Sri Sultan, yang berlangsung hingga larut malam, mengindikasikan adanya pembahasan mendalam mengenai isu-isu strategis kebangsaan. Keduanya dikenal memiliki kedekatan ideologis, terutama dalam hal menjaga nilai-nilai Pancasila dan keistimewaan Yogyakarta. Ke depan, komunikasi semacam ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan agenda politik nasional yang semakin padat.



