LPS Dorong Literasi Keuangan Lewat Jogja Financial Festival 2026
Baca dalam 60 detik
- Anggito Abimanyu dari LPS membuka hari kedua Jogja Financial Festival 2026 di JEC Bantul dengan ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman sektor keuangan.
- Acara menghadirkan puluhan pembicara dari regulator, perbankan, dan korporasi besar, membahas disiplin tata kelola hingga strategi investasi.
- Festival ini menjadi momentum edukasi publik sekaligus sinyal penguatan ekosistem keuangan inklusif di Indonesia.

Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, hadir langsung di hari kedua Jogja Financial Festival 2026 yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Sabtu (23/5/2026). Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat luas, mulai dari pelajar hingga pekerja, untuk memanfaatkan ajang ini sebagai sarana memperdalam wawasan keuangan.
Anggito menekankan bahwa kemajuan sektor keuangan tidak bisa dilepaskan dari kedisiplinan, tata kelola yang baik, dan pengembangan sumber daya manusia. "Sektor keuangan itu, syaratnya ya untuk bisa maju harus disiplin, membangun tata kelola, memberdayakan SDM, bisnis yang menguntungkan, akhirnya kan cuan," ujarnya di sela acara. Ia juga mengundang publik yang belum sempat datang untuk hadir karena festival masih berlangsung hingga pukul 21.00 WIB.
Rangkaian acara hari kedua dimulai dengan keynote speech dari Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun. Setelah itu, sesi Business Talk bertajuk "The Bankers" menghadirkan para direktur utama bank besar seperti Hery Gunardi (BRI), Nixon LP Napitupulu (BTN), Anggoro Eko Cahyo (BSI), Abu Santosa Sudradjat (BNI), dan Novita Widya Anggraini (Mandiri). Mereka berbagi pandangan mengenai transformasi perbankan di tengah digitalisasi.
Tidak ketinggalan, sesi CEO Talks menampilkan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto yang mengupas strategi keberlanjutan industri. Sementara itu, COO Danantara Donny Oskaria memberikan perspektif tentang pengelolaan investasi nasional dalam forum 1 on 1 Executive. Diskusi pasar keuangan juga digelar dengan menghadirkan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto, PJS Dirut BEI Jeffrey Hendrik, dan Dirut PT SMI Reynaldi Hermansjah.
Untuk menarik minat generasi muda, festival menyediakan sesi interaktif seperti "Cuan Sebelum 25" bersama Livin' by Mandiri, serta "Smart Investing" yang dipandu oleh Precious Metal Commercial Division Head ANTAM Adityo Kusumowardhono. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan komedian Surya Insomnia dan Kiky Saputri, serta sesi Entrepreneur Talks bersama Chairul Tanjung dan Hery Gunardi.
Dengan menggabungkan edukasi, diskusi strategis, dan hiburan, Jogja Financial Festival 2026 diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih tangguh dan berdaya saing di Indonesia.



