Juventus Kehilangan Kenan Yildiz di Derby Turin Akibat Cedera Betis
Baca dalam 60 detik
- Kenan Yildiz dipastikan absen pada laga pamungkas Serie A melawan Torino karena cedera betis yang memerlukan waktu pemulihan dua hingga tiga pekan.
- Cedera ini tidak menghalangi Yildiz untuk membela Timnas Turki di Piala Dunia, namun menjadi pukulan telak bagi Juventus yang masih berjuang merebut tiket Liga Champions.
- Tanpa kontribusi 10 gol dan 7 assist dari pemain muda terbaik Serie A musim ini, Juventus harus mengandalkan skema alternatif untuk mengalahkan rival sekota dan berharap hasil laga lain berpihak.

Juventus harus menghadapi laga penutup Serie A melawan Torino tanpa kehadiran bintang mudanya, Kenan Yildiz. Pemain asal Turki berusia 21 tahun itu mengalami cedera betis yang dipastikan membuatnya absen pada pertandingan Derby della Mole, Minggu (24/5) mendatang.
Menurut laporan Sky Sport Italia, cedera tersebut diperkirakan memerlukan waktu pemulihan antara dua hingga tiga pekan. Meski demikian, Yildiz tidak dalam risiko melewatkan Piala Dunia bersama Timnas Turki yang akan ditangani pelatih Vincenzo Montella. Kabar ini sedikit meredakan kekhawatiran publik sepak bola Turki, namun tidak bagi pendukung Juventus yang tengah berada dalam tekanan besar.
Ketiadaan Yildiz menjadi pukulan berat bagi skuad asuhan pelatih Thiago Motta. Saat ini Juventus menempati peringkat keenam klasemen dengan satu pertandingan tersisa. Untuk lolos ke Liga Champions musim depan, Bianconeri tidak hanya wajib mengalahkan Torino, tetapi juga harus berharap setidaknya dua dari tiga pesaing langsungโAC Milan, AS Roma, dan Comoโkehilangan poin pada laga terakhir mereka.
Yildiz telah menjadi motor serangan Juventus sepanjang musim. Kemampuannya bermain di berbagai posisi lini depan serta kreativitasnya dalam menciptakan peluang menjadikannya aset yang sulit digantikan. Tanpa dirinya, beban mencetak gol akan lebih bertumpu pada Dusan Vlahovic dan Federico Chiesa yang harus tampil ekstra optimal.
Di sisi lain, Torino tentu akan memanfaatkan absennya Yildiz sebagai celah untuk memperkuat pertahanan dan melancarkan serangan balik. Derby Turin selalu menyajikan tensi tinggi, dan kali ini Juventus harus membuktikan kedalaman skuad mereka di saat krusial.
Terlepas dari hasil akhir musim ini, performa Yildiz telah menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Italia. Jika pemulihannya berjalan lancar, ia akan menjadi andalan utama Turki di Piala Dunia mendatang. Namun, prioritas jangka pendek Juventus adalah menuntaskan musim dengan hasil positif dan berharap keajaiban dari laga lain.
