James Harden dan Donovan Mitchell Bawa Cleveland Cavaliers Unggul 3-2 atas Detroit Pistons
Baca dalam 60 detik
- Cleveland Cavaliers membalikkan defisit sembilan poin di akhir kuarter keempat untuk menang 117-113 atas Detroit Pistons dalam laga playoff NBA.
- James Harden mencetak 30 poin dan Donovan Mitchell menambah 21 poin, sementara Cade Cunningham memimpin Pistons dengan 39 poin dan 9 asis.
- Kemenangan ini memberi Cavaliers keunggulan 3-2 di semifinal Wilayah Timur, dengan dua kesempatan untuk melaju ke final konferensi melawan New York Knicks.

Cleveland Cavaliers sukses membalikkan keadaan saat menghadapi Detroit Pistons pada laga kelima semifinal Wilayah Timur NBA, Rabu malam waktu setempat. Tertinggal sembilan poin di menit-menit akhir kuarter keempat, Cavaliers memaksakan perpanjangan waktu dan akhirnya menang 117-113. Hasil ini membuat Cavaliers unggul 3-2 dalam seri best-of-seven.
James Harden tampil sebagai bintang dengan mencetak 30 poin, catatan tertingginya di playoff musim ini. Donovan Mitchell turut menyumbang 21 poin, termasuk tembakan tiga angka krusial di overtime yang membawa Cavaliers unggul tujuh poin. Evan Mobley juga berperan penting dengan memasukkan dua lemparan bebas yang menyamakan skor 103-103 dengan 45,2 detik tersisa di waktu normal.
Di kubu Pistons, Cade Cunningham tampil impresif dengan 39 poin dan 9 asis. Ia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi dua poin lewat jumper dengan 25 detik tersisa di overtime. Namun, Harden yang hanya memasukkan satu dari dua lemparan bebas pada penguasaan berikutnya berhasil merebut rebound dan kembali masuk ke lini free throw untuk mengamankan kemenangan.
Seri ini kini menempatkan Cavaliers di ambang tiket final Wilayah Timur. Laga keenam akan digelar di kandang Cleveland pada Jumat malam. Jika Cavaliers menang, mereka akan bertemu New York Knicks di final konferensi. Namun, jika Pistons memaksakan kemenangan, pertandingan ketujuh akan berlangsung di Detroit pada hari Minggu.
Dengan keunggulan 3-2, Cavaliers memiliki dua peluang untuk menyegel seri. Namun, tekanan tetap besar karena Pistons, sebagai unggulan teratas, memiliki rekor kandang yang kuat. Pertandingan selanjutnya diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan ketahanan mental di laga-laga sebelumnya.



