Bojan Hodak Kecam Pernyataan Deputy CEO Persib soal Konvoi Juara: Kompetisi Belum Usai
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengecam keras pernyataan Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, yang telah membahas rencana konvoi juara sebelum laga pamungkas.
- Hodak menilai sikap tersebut dapat memicu dua risiko: memotivasi lawan dan mengendurkan fokus pemain, sehingga berpotensi menggagalkan perburuan gelar.
- Persib masih harus menghadapi Persijap Jepara yang dianggap lebih berbahaya dari Borneo FC, dan Hodak menuntut seluruh pihak menghentikan euforia berlebihan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361597/original/099996000_1758788431-bojan.jpg)
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meluapkan kekecewaannya terhadap pernyataan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, yang sudah membicarakan rencana konvoi juara jelang laga pamungkas BRI Super League 2025/2026. Hodak menegaskan bahwa kompetisi belum berakhir dan sikap semacam itu justru bisa menjadi bumerang bagi tim.
Dalam pernyataannya yang dikutip pada Jumat (22/5/2026) di Stadion GBLA, Hodak mengaku geram setelah mengetahui ucapan Adhitia yang viral di media sosial. “Saya melihat media sosial dan mendengarkan omong kosong yang dibicarakan Adhitia tentang konvoi. Itu sepenuhnya omong kosong. Kami belum memenangkan apa pun,” ujar Hodak dengan nada kesal. Pelatih asal Kroasia itu menilai pembahasan soal pesta juara sebelum pertandingan terakhir dapat memicu dua dampak berbahaya: memotivasi tim lawan dan membuat pemain Persib kehilangan konsentrasi.
Hodak menekankan bahwa Persijap Jepara bukan lawan yang bisa diremehkan. “Mereka adalah tim yang bagus. Mereka lebih baik daripada Borneo, mereka punya hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi mereka pasti berbahaya,” tegasnya. Pelatih berusia 54 tahun itu mengingatkan bahwa Persijap pernah mengalahkan Persib musim ini, sehingga kewaspadaan mutlak diperlukan. Ia meminta semua pihak, termasuk manajemen, untuk menghentikan euforia dan kembali fokus pada pertandingan.
“Berhentilah membicarakan konvoi. Saya tidak peduli soal konvoi, saya hanya peduli tentang pertandingan besok,” tandas Bojan Hodak.
Persib Bandung saat ini berada di ambang gelar juara BRI Super League 2025/2026. Namun, Hodak menegaskan bahwa belum ada yang pasti hingga laga kontra Persijap selesai. Ia juga mengkritik pernyataan internal tim yang dinilainya tidak profesional dan berpotensi mengganggu persiapan. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, fokus dan kerendahan hati adalah kunci, terutama saat momentum krusial seperti ini.



