Knicks Sapu Bersih 76ers, Melaju ke Final Wilayah Timur dengan Kemenangan 144-114
Baca dalam 60 detik
- New York Knicks mengamankan tiket ke Final Wilayah Timur NBA setelah menyapu bersih Philadelphia 76ers dengan skor 4-0, ditutup kemenangan telak 144-114 di kandang lawan.
- Penampilan impresif Deuce McBride (25 poin) dan Jalen Brunson (22 poin) menjadi motor utama, sementara Knicks mencetak rekor 18 three-pointer di babak pertama.
- Kegagalan 76ers melaju ke putaran kedua sejak 2001 memicu pertanyaan tentang masa depan tim, terutama terkait cedera yang terus membayangi Joel Embiid.

New York Knicks memastikan langkah mereka ke Final Wilayah Timur NBA setelah menaklukkan Philadelphia 76ers dengan skor telak 144-114 pada pertandingan keempat, sekaligus menyapu bersih seri 4-0. Kemenangan ini menjadi penampilan dominan Knicks sepanjang babak playoff, dengan rata-rata margin kemenangan mencapai 19,4 poin per pertandingan, yang merupakan yang terbesar sejak sistem 16 tim diperkenalkan pada 1984.
Knicks menunjukkan superioritas sejak awal, terutama melalui tembakan tiga angka. Pada babak pertama saja, mereka berhasil memasukkan 18 three-pointer, menyumbang 54 poin dari total 81 poin yang mereka cetak. Angka tersebut hampir menyamai total poin 76ers sepanjang pertandingan (57 poin). Deuce McBride, yang menggantikan OG Anunoby yang cedera, tampil gemilang dengan 25 poin dan 7 three-pointer, termasuk 4 dari 4 pada kuarter pertama. Jalen Brunson menambahkan 22 poin, sementara Josh Hart dan Karl-Anthony Towns masing-masing menyumbang 17 poin.
Bagi Philadelphia, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Joel Embiid, yang kembali bermain setelah cedera lutut, hanya mampu mencetak 24 poin, sementara Tyrese Maxey menambahkan 17 poin. 76ers gagal melaju ke putaran kedua sejak 2001, sebuah statistik yang menyoroti masalah konsistensi tim. Embiid sendiri mengakui perjuangannya melawan cedera, mengatakan, "Saya datang musim ini tanpa tahu bagaimana kondisi lutut saya, apakah saya bisa bermain. Saya hanya berharap yang terbaik, dan saya rasa kami sudah menemukan solusi untuk lutut ini. Tidak ada masalah lagi."
"Para pemain kami berusaha meningkatkan level fokus pada detail, energi, dan usaha. Itulah alasan utama kami bermain basket dengan sangat baik," ujar pelatih Knicks, Mike Brown.
Knicks kini akan menunggu pemenang antara Cleveland Cavaliers dan Detroit Pistons, yang saat ini dipimpin Pistons 2-1. Dengan performa seperti ini, New York menjadi kandidat kuat untuk melaju ke Final NBA. Namun, tantangan ke depan akan semakin berat, terutama jika mereka harus menghadapi tim-tim unggulan lainnya.
Dari sisi suporter, para penggemar Knicks kembali menunjukkan dominasi mereka dengan membanjiri arena 76ers. Mereka membawa sapu dan spanduk 'Always Knicks', mencemooh suporter tuan rumah yang tersisa. Atmosfer ini menambah tekanan bagi 76ers yang harus segera melakukan evaluasi besar-besaran jika ingin bersaing di musim depan.



