Invasi Endurance Racing: Sabet Peringkat Kedua di Nürburgring 24 Jam, Max Verstappen Didukung Penuh Garap Balap Le Mans Mans
Baca dalam 60 detik
- Max Verstappen sukses mencatatkan debut impresif dan nyaris menang dalam balap ketahanan Nürburgring 24 Jam 2026.
- Hasil poling menunjukkan 89,66% fans mendukung Verstappen untuk membalap di Le Mans 24 Jam menggunakan Hypercar dari Ford.
- Pekan ini Verstappen langsung mengalihkan fokusnya ke daratan Amerika untuk menghadapi F1 Grand Prix Kanada di Montreal.

Juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, sukses mengguncang jagat balap mobil sport setelah tampil memukau dalam debutnya di ajang balap ketahanan legendaris, Nürburgring 24 Hours, akhir pekan kemarin. Bintang Red Bull Racing ini nyaris keluar sebagai juara dan finis di posisi podium atas pada percobaan pertamanya, menegaskan kekuatan adaptasi balapnya di luar jet darat F1.
Dukungan Publik dan Potensi Kerja Sama Global:
- Poling Mutlak Fans: Berdasarkan jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh media otomotif RacingNews365, hampir 90% (tepatnya 89,66%) pencinta balap menyatakan dukungan mutlak agar Verstappen segera turun bertarung di ajang 24 Hours of Le Mans, bahkan saat dirinya masih aktif berkarier sebagai pembalap utama di F1.
- Lampu Hijau dari Ford Hypercar: Rencana ekspansi Verstappen ini mendapatkan angin segar dari pabrikan otomotif raksasa Amerika Serikat, Ford. Sebagai mitra strategis pasokan mesin (power unit) Red Bull di F1, pihak Ford secara terbuka menyatakan ketertarikan besar untuk mendudukkan pembalap asal Belanda tersebut di balik kemudi mobil kelas tertinggi mereka, Hypercar, di masa depan.
Hasil Poling Jajak Pendapat RacingNews365 (Mei 2026)
Dukungan masif dari para penggemar menunjukkan bahwa peralihan Verstappen menuju balapan ketahanan dunia dipandang bukan lagi sebagai spekulasi, melainkan kepastian waktu.
| Opsi Jawaban Poling: "Haruskah Max Verstappen Membalap di Kelas Hypercar pada Le Mans 24 Jam?" | Persentase Suara Pemilih (Total: 116 Responden) |
|---|---|
| Ya, Tentu Saja – Sekalipun ia masih aktif membalap di kompetisi reguler F1. | 89,66% |
| Ya, Tapi Nanti – Tunggu sampai ia pensiun dari F1 agar bisa fokus mengikuti seluruh rangkaian kejuaraan penuh. | 9,48% |
| Tidak Setuju – Balapan ketahanan bukanlah kategori yang cocok untuk gaya balapnya. | 0,86% |
"Verstappen telah membuktikan kapasitasnya dengan mengguncang sirkuit Nürburgring hingga ke akarnya akhir pekan lalu dan menjawab keraguan banyak orang. Bahkan legenda balap Porsche pun menaruh hormat setinggi-tingginya atas performa luar biasa yang ia tunjukkan di atas lintasan," tulis laporan editor senior RacingNews365.
Antusiasme tinggi ini mengemuka di tengah persiapan ketat Verstappen menghadapi seri balap F1 berikutnya, yaitu Grand Prix Kanada 2026 yang akan digelar akhir pekan ini di Montreal. Tim Mercedes dilaporkan akan membawa paket pembaruan (*upgrade*) komponen besar-besaran di Montreal, menjadikan Verstappen sebagai status 'kuda hitam' yang sangat berbahaya jika ia mampu mengamankan akhir pekan yang mulus tanpa kendala teknis pada mobil RB22 miliknya. Konsistensi Verstappen dalam membagi fokus antara simulasi balap ketahanan virtual, balapan ketahanan riil, dan komitmen penuhnya di Formula 1 kian mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pembalap paling serbabisa di era modern.



