Rekor Baru Pangan Nasional: Presiden Prabowo Resmikan Infrastruktur Pangan, Cadangan Beras Bulog Tembus 5,3 Juta Ton
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo meresmikan 10 Gudang Pangan dan 166 Satuan Pelayanan Gizi Polri di Tuban pada 16 Mei 2026.
- Cadangan beras nasional di gudang Bulog mencetak rekor baru dengan menyentuh angka 5,3 juta ton.
- Selain beras, Indonesia sukses mencapai swasembada jagung pakan serta mulai mengekspor pupuk ke Australia dan Brasil.

Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat pilar kemandirian bangsa melalui akselerasi sektor agraris. Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, Kepala Negara secara resmi melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri sekaligus meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026.
Capaian Strategis & Lompatan Sejarah Pangan:
- Rekor Cadangan Beras: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan stok cadangan beras pemerintah di gudang Bulog kini mencapai 5,3 juta ton. Angka ini merupakan salah satu capaian tertinggi dalam sejarah nasional yang memastikan kondisi pangan aman dan harga terkendali.
- Swasembada Jagung Pakan: Setelah berhasil mengunci swasembada beras pada tahun 2025 lalu, pemerintah mengumumkan bahwa Indonesia kini juga telah resmi mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan ternak.
- Ekspor Pupuk Nasional: Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengonfirmasi bahwa pasokan pupuk dalam negeri berada di posisi surplus, sehingga Indonesia mulai melakukan ekspor pupuk ke beberapa negara besar seperti Australia, Filipina, Brasil, dan India.
Dukungan Petani dan Stimulus Sektor Pertanian
Keberhasilan ini tidak terlepas dari perombakan manajemen logistik serta pemberian insentif langsung kepada para pelaku sektor hulu pertanian.
| Bentuk Intervensi Kebijakan | Dampak dan Target Lanjutan (Mei 2026) |
|---|---|
| Penurunan Harga Pupuk | Harga pupuk bersubsidi/non-subsidi dalam negeri berhasil ditekan turun hingga 20 persen guna meringankan modal produksi petani. |
| Apresiasi Petani Daerah | Pemerintah memberikan penghargaan tertinggi atas kerja keras seluruh elemen penyuluh dan petani di daerah sebagai motor utama swasembada. |
| Diplomasi Pangan Global | Dengan amannya stok domestik, Indonesia kini membuka peluang untuk menyalurkan bantuan pangan atau mengekspor beras ke negara lain yang membutuhkan. |
"Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya setelah berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu. Kerja keras para petani membuat pangan kita mandiri," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi.
Kementerian Pertanian menambahkan bahwa lompatan besar ini merupakan wujud eksekusi cepat dari visi swasembada 4 tahun yang dicanangkan Presiden Prabowo, namun berhasil dicapai dalam waktu yang jauh lebih singkat berkat sinergi lintas sektoral. Keberadaan gudang logistik baru yang berkolaborasi dengan institusi TNI-Polri diharapkan mampu memutus rantai penurunan mutu komoditas (losses) pasca-panen dan memastikan distribusi logistik pangan Merah Putih berjalan merata hingga ke tingkat desa.



