Amazon Hadirkan 'Clips' di Prime Video: Fitur Video Pendek Mirip TikTok untuk Tingkatkan Penemuan Konten
Baca dalam 60 detik
- Amazon meluncurkan "Clips", umpan video pendek vertikal di aplikasi Prime Video.
- Fitur ini bertujuan memudahkan penemuan film/serial baru melalui cuplikan menarik.
- Rilis awal di AS pada Mei 2026 dan akan meluncur secara global musim panas ini.

Mengikuti jejak raksasa streaming lainnya seperti Netflix dan Disney, Amazon resmi meluncurkan fitur video pendek bernama “Clips” di dalam aplikasi Prime Video. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan tontonan baru melalui cuplikan vertikal yang dapat digulir (scrolling) layaknya pengalaman di TikTok.
Cara Kerja dan Fungsi Clips:
- Eksplorasi Konten: Menampilkan potongan adegan menarik dari berbagai serial dan film orisinal Prime Video untuk menarik minat penonton.
- Fitur Interaktif: Pengguna dapat langsung menambahkan judul ke daftar tontonan (watchlist), membagikan cuplikan ke teman, atau menavigasi langsung untuk menyewa, membeli, atau menonton judul tersebut.
- Personalisasi: Didukung oleh algoritma yang menyesuaikan cuplikan berdasarkan minat dan riwayat tontonan pelanggan.
Detail Peluncuran
Fitur ini merupakan bagian dari tren industri streaming untuk meningkatkan retensi pengguna melalui format video pendek yang adiktif.
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Status Rollout | Tersedia pertama kali untuk pelanggan tertentu di Amerika Serikat (Mei 2026). |
| Perangkat | iOS, Android, dan Tablet Fire. |
| Ekspansi | Direncanakan akan tersedia secara lebih luas secara global pada musim panas ini. |
"Clips memberikan pelanggan cara baru untuk menjelajah dengan potongan pendek yang dipersonalisasi. Hiburan kini hanya sejauh satu ketukan," ungkap Brian Griffin, Direktur Global Application Experiences Prime Video.
Sebelumnya, Amazon telah menguji format ini selama musim NBA untuk menampilkan sorotan pertandingan. Kehadiran Clips menempatkan Prime Video bersaing ketat dengan Netflix, Peacock, dan Tubi yang telah lebih dulu mengadopsi antarmuka video vertikal untuk mengatasi masalah kelelahan pengguna dalam memilih konten (decision fatigue).



