Pengembangan Star Wars: Eclipse Berlanjut, Studio Hentikan Game MOBA Tak Lama Setelah Rilis
Baca dalam 60 detik
- Quantic Dream memastikan proyek ambisius Star Wars: Eclipse masih dalam tahap pengembangan meskipun ada penyesuaian internal.
- Studio tersebut menghentikan layanan game MOBA mereka hanya beberapa bulan setelah peluncuran, menandai perubahan strategi bisnis.
- Keputusan ini menyoroti tantangan industri game dalam mempertahankan judul live-service di tengah persaingan ketat.
Quantic Dream, studio pengembang di balik game ikonik seperti Detroit: Become Human, mengonfirmasi bahwa proyek Star Wars: Eclipse masih berjalan sesuai rencana. Kabar ini muncul di tengah penghentian mendadak game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) milik studio tersebut yang baru dirilis beberapa bulan lalu. Langkah ini menimbulkan pertanyaan tentang prioritas dan strategi jangka panjang studio di bawah naungan NetEase.
Menurut sumber internal, pengembangan Star Wars: Eclipse—yang diumumkan dengan trailer sinematik pada tahun 2021—terus berlanjut meskipun ada laporan tentang restrukturisasi tim. Game yang digadang-gadang akan menjadi salah satu judul paling ambisius dari Quantic Dream ini mengusung latar era High Republic di alam semesta Star Wars, dengan fokus pada narasi bercabang khas studio tersebut. Namun, detail lebih lanjut mengenai tanggal rilis atau platform masih dirahasiakan.
Keputusan untuk menghentikan game MOBA tersebut mencerminkan realitas pahit industri game modern, di mana banyak judul live-service gagal mempertahankan basis pemain yang cukup untuk berkelanjutan. Analis industri menilai bahwa pasar MOBA saat ini sudah jenuh dengan pemain dominan seperti League of Legends dan Dota 2, sehingga sulit bagi pendatang baru untuk bersaing. Quantic Dream sendiri dikenal lebih mahir dalam game naratif pemain tunggal, sehingga langkah ini bisa dianggap sebagai fokus kembali pada kompetensi inti studio.
Ke depannya, keberhasilan Star Wars: Eclipse akan menjadi ujian penting bagi Quantic Dream. Dengan dukungan finansial dari NetEase, studio memiliki sumber daya untuk menyelesaikan proyek ambisius ini. Namun, tekanan untuk memenuhi ekspektasi penggemar Star Wars dan industri game secara umum sangat besar. Jika sukses, game ini bisa memperkuat posisi Quantic Dream sebagai pengembang naratif kelas atas. Jika gagal, hal itu bisa berdampak pada kepercayaan investor dan masa depan studio di bawah kepemilikan perusahaan China tersebut.


