Microsoft Terganjal EA: Paket Keluarga Xbox Game Pass Terhambat Penolakan Penerbit
Baca dalam 60 detik
- Microsoft menerima banyak permintaan dari komunitas Xbox untuk menghadirkan paket berlangganan keluarga di Game Pass, namun rencana tersebut terhambat oleh penolakan dari Electronic Arts.
- Menurut laporan Windows Central, EA sebagai mitra yang menyediakan layanan EA Play melalui Game Pass, menolak keras ide paket keluarga yang telah diuji coba Microsoft di Irlandia dan Kolombia tahun lalu.
- Selama EA masih menjalin kemitraan dengan Xbox, peluncuran paket keluarga Game Pass dinilai sangat kecil kemungkinannya untuk terealisasi.

Microsoft tengah menghadapi kendala serius dalam upaya menghadirkan paket berlangganan keluarga untuk layanan Xbox Game Pass. Rencana yang sempat diuji coba di dua negara tersebut terganjal oleh sikap tegas dari salah satu mitra utamanya, Electronic Arts (EA).
Sejak diluncurkannya platform Xbox Player Voice, Microsoft menerima ribuan masukan dari komunitas gamer. Tiga permintaan tertinggi meliputi pengembalian game eksklusif, layanan daring gratis, dan peningkatan kompatibilitas mundur. Namun, permintaan akan paket keluarga untuk Game Pass juga menempati posisi teratas dalam daftar aspirasi pengguna.
Menurut laporan dari Windows Central, EA disebut-sebut sebagai pihak yang paling vokal menentang ide tersebut. Penerbit yang bermitra dengan Xbox melalui layanan EA Play ini dikabarkan "sangat membenci" konsep paket keluarga. Penolakan ini menjadi ironis mengingat EA sendiri telah sukses menjalankan program serupa untuk layanan mereka sendiri di beberapa wilayah.
Microsoft sebenarnya telah melakukan uji coba terbatas di Irlandia dan Kolombia pada tahun lalu. Hasilnya menunjukkan potensi peningkatan adopsi layanan di kalangan keluarga. Namun, tanpa dukungan penuh dari EA, peluncuran global tampaknya masih jauh dari kenyataan. Para analis menilai bahwa ketergantungan Microsoft pada konten EA Play menjadi titik lemah dalam negosiasi.
Ke depan, Microsoft perlu mencari solusi kreatif, seperti merestrukturisasi kemitraan atau mengembangkan konten pengganti, agar ambisi paket keluarga Game Pass tidak terus tertunda. Selama EA masih menjadi mitra strategis, jalan menuju layanan berbagi langganan ini masih terjal.



