Jamie Carragher Mengecam Aturan Handball UEFA: "Noda bagi Kompetisi" Setelah Laga Atletico vs Arsenal
Baca dalam 60 detik
- Jamie Carragher mengkritik keras aturan handball UEFA setelah Arsenal dihukum penalti karena bola memantul dari paha ke tangan Ben White.
- Ia menyebut aturan tersebut "konyol" dan berpotensi menodai laga final Liga Champions di Budapest.
- Carragher dan Thierry Henry mengusulkan penggunaan akal sehat, terutama untuk bola yang mengalami defleksi sebelum mengenai tangan.

Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, meluapkan kekesalannya terhadap aturan handball UEFA menyusul hasil imbang 1-1 antara Arsenal dan Atletico Madrid. Carragher menilai keputusan penalti yang diberikan kepada Atletico akibat bola mengenai tangan Ben White adalah hal yang tidak adil dan merusak integritas kompetisi.
Detail Insiden Penalti:
- Proses Kejadian: Julian Alvarez mencetak gol penyeimbang melalui titik putih setelah bola hasil tendangan pemain Atletico memantul dari paha Ben White dan mengenai lengannya saat ia terjatuh untuk memblokir tembakan.
- Konsistensi UEFA: Carragher mencatat bahwa keputusan ini serupa dengan penalti yang diberikan terhadap Alphonso Davies di laga semifinal lainnya (PSG vs Bayern Munich), menunjukkan pola aturan "tanpa toleransi" dari UEFA.
- Kekhawatiran Final: Carragher merasa sangat khawatir jika laga final di Budapest nanti harus ditentukan oleh keputusan handball yang dianggapnya konyol.
Kritik Tajam Carragher
Berbicara di studio CBS Sports, Carragher berargumen bahwa pemain tidak memiliki pilihan lain dalam posisi tubuh seperti itu dan aturan tersebut telah melangkah terlalu jauh.
| Poin Kritik | Pernyataan Carragher |
|---|---|
| Keadilan Permainan | "Ini tidak benar, tidak adil. Jika seseorang memenangkan Liga Champions karena handball konyol seperti ini, itu adalah noda bagi kompetisi." |
| Status Kompetisi | Carragher menganggap Liga Champions adalah kompetisi terbaik di dunia, namun aturan ini adalah satu-satunya hal yang mengecewakannya. |
| Solusi | Menggunakan "akal sehat" (common sense) dan aturan bahwa bola yang memantul dari bagian tubuh lain sebelum mengenai tangan tidak seharusnya dianggap penalti. |
"Apa yang seharusnya dia lakukan? Dia terjatuh untuk mencoba memblokir tembakan... Pikiran bahwa final Liga Champions diputuskan oleh hal seperti itu membuat saya sangat kesal," tegas Jamie Carragher.
Dukungan dari Thierry Henry
Rekan sesama pakar, Thierry Henry, setuju dengan argumen Carragher. Henry menegaskan bahwa adanya defleksi (pantulan) dari bagian tubuh lain seharusnya secara otomatis menggugurkan potensi pelanggaran handball yang berujung penalti.



