Mantan Bintang Chelsea Ungkap Pihak yang Patut Disalahkan Atas Rekor Kekalahan Bersejarah Usai Takluk dari Brighton
Baca dalam 60 detik
- Mantan pemain Chelsea, Gary Cahill, menyalahkan para pemain alih-alih manajer Liam Rosenior atas kekalahan dari Brighton yang membuat Chelsea tanpa kemenangan dan gol dalam lima laga beruntun (rekor terburuk sejak 1912).
- Cahill mengkritik para pemain karena terlihat sudah menyerah dan menerima kekalahan di 20 menit terakhir pertandingan, dengan statistik menunjukkan Chelsea kalah lari dari lawan di 34 laga musim ini.
- Senada dengan Cahill, mantan pemain Steve Sidwell memperingatkan bahwa para penggemar tidak akan menerima performa malas tersebut dan menuntut skuad untuk menunjukkan kerja keras demi keluar dari krisis.

Mantan bek tangguh Chelsea, Gary Cahill, menegaskan bahwa para pemain The Blues harus bertanggung jawab penuh atas rentetan hasil buruk klub. Hal ini disampaikan setelah kekalahan dari Brighton pada Selasa malam, yang membuat Chelsea gagal meraih kemenangan maupun mencetak gol dalam lima laga Liga Premier berturut-turut—sebuah rekor kelam yang belum pernah terulang sejak tahun 1912.
Fakta Kunci Rentetan Hasil Buruk Chelsea:
- Rekor Kelam 1912: Tanpa kemenangan dan tanpa gol dalam lima pertandingan beruntun di Liga Premier.
- Statistik Memalukan: Chelsea kalah dalam hal jarak tempuh lari dari lawan mereka untuk ke-34 kalinya dari total 34 pertandingan musim ini.
- Tekanan Manajer: Hasil ini membuat posisi manajer Liam Rosenior berada di bawah sorotan tajam dan kritik yang lebih keras dari sebelumnya.
- Laga Krusial Menanti: Laga semifinal Piala FA pada hari Minggu mendatang kini menjadi momen hidup mati yang sangat krusial bagi klub.
Meskipun Liam Rosenior menerima banyak kritik, Cahill justru menuding para pemain yang berada di lapangan hijau. Cahill merasa para pemain telah mengecewakan sang manajer dengan tampil tanpa perlawanan pada malam yang krusial tersebut.
"Terlihat tidak memberikan usaha, tidak ada alasan untuk itu. Khususnya pada 20 menit terakhir, saya menontonnya dan berpikir mereka telah menyerah. Mereka telah menerima bahwa mereka kalah dalam pertandingan dan itu adalah hal yang terburuk," ungkap Gary Cahill kepada Sky Sports.
Kritik Tajam dari Para Legenda Klub
Kekecewaan tidak hanya datang dari Cahill. Mantan gelandang Chelsea, Steve Sidwell, turut melontarkan kritik keras terkait minimnya etos kerja skuad saat ini. Berikut pandangan dari kedua mantan pemain tersebut:
| Tokoh / Mantan Pemain | Poin Kritik Utama |
|---|---|
| Gary Cahill | Menyebut para pemain tampil loyo, "kalah telak" dalam permainan, dan terlihat rapuh serta krisis kepercayaan diri. Ia merasa kasihan pada Liam Rosenior karena dikecewakan oleh skuadnya. |
| Steve Sidwell | Memperingatkan bahwa penggemar Chelsea tidak akan mentolerir performa malas. Ia menegaskan bahwa taktik atau analisis data tidak ada gunanya tanpa kerja keras dan keberanian pemain pelapis untuk membuktikan diri saat krisis cedera melanda. |
Kini, skuad Chelsea dituntut untuk segera memutarbalikkan keadaan dengan menunjukkan kerja keras ekstra, terutama jelang ujian berat di semifinal Piala FA akhir pekan ini, yang menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan musim mereka dari kehancuran total.



