Korban Kedua Banjir Pasaman Ditemukan Meninggal, Sempat Terbawa Arus 8 Km
Baca dalam 60 detik
- Korban kedua banjir bandang di Pasaman, Sumatera Barat, Dewi Hayati (50), ditemukan meninggal dunia sejauh 8 km dari lokasi awal kejadian pada Jumat (17/4/2026).
- Proses evakuasi jenazah berlangsung sulit dan memakan waktu 3,5 jam karena tim SAR harus menggotong korban sejauh 5 km melewati medan terjal.
- Dengan ditemukannya korban kedua (korban pertama ditemukan Selasa lalu), seluruh korban mobil hanyut telah dievakuasi dan operasi tim SAR gabungan resmi ditutup.

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban kedua yang hanyut akibat banjir bandang di Nagari Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Korban atas nama Dewi Hayati (50) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret derasnya arus sungai sejauh kurang lebih 8 kilometer dari titik awal kejadian.
Fakta Kunci Penemuan Korban:
- Waktu & Lokasi: Korban ditemukan oleh warga pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 08.20 WIB di pinggiran Sungai Batang Masang, Kecamatan Bonjol.
- Medan Ekstrem: Tim SAR gabungan membutuhkan waktu hingga 3,5 jam untuk mengevakuasi jenazah dengan cara digotong sejauh 5 kilometer melewati medan yang terjal.
- Operasi Selesai: Dengan ditemukannya korban kedua ini, seluruh target pencarian telah terevakuasi dan operasi SAR resmi ditutup.
Peristiwa nahas ini bermula ketika hujan deras mengguyur wilayah Pasaman sejak Selasa siang hingga sore hari, yang memicu luapan sungai dan banjir bandang. Mobil yang ditumpangi oleh kedua korban—yang merupakan warga Kabupaten Pasaman Barat—dilaporkan terjebak di tengah banjir hingga akhirnya terseret arus.
“Korban sudah sampai ke aliran sungai lain. Ini karena debit air yang besar sehingga terbawa cukup jauh... Jarak evakuasi sekitar 5 kilometer dengan kondisi medan cukup berat, sehingga korban harus digotong bersama-sama,” jelas Komandan Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi.
Detail Operasi SAR dan Data Korban
Dalam proses pencarian, tim SAR membagi personel menjadi tiga regu (SRU) untuk menyisir aliran sungai sejauh 9 kilometer. Berikut adalah rincian data korban yang berhasil dievakuasi dalam insiden ini:
| Nama Korban / Usia | Waktu Penemuan | Kondisi & Keterangan |
|---|---|---|
| Meji Ardi (37 Tahun) | Selasa, 14 April 2026 (Malam) | Meninggal dunia. Merupakan korban pertama yang berhasil ditemukan pasca-kejadian. |
| Dewi Hayati (50 Tahun) | Jumat, 17 April 2026 (08.20 WIB) | Meninggal dunia. Ditemukan warga di dekat batu karang, terbawa arus sejauh 8 km. Jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga. |
Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Setelah proses debriefing selesai, seluruh personel yang bertugas telah dikembalikan ke satuan masing-masing.



