Sempat Mengeluh Sakit, Mahasiswa di Bogor Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Baca dalam 60 detik
- Seorang mahasiswa berinisial KSR ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mulut berbusa di dalam kamar kosnya di Dramaga, Kabupaten Bogor.
- Sebelum ditemukan tewas, pada malam harinya korban sempat mengeluh sakit kepada rekannya dan diketahui sudah pergi berobat ke klinik.
- Jenazah sempat dibawa ke RS Ciawi untuk divisum luar, namun pihak keluarga menolak autopsi dan memutuskan untuk langsung membawa jenazah pulang.

Seorang mahasiswa berinisial KSR ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang terletak di kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor. Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban dilaporkan sempat mengeluhkan sakit kepada rekan satu kosnya.
Fakta Kunci Penemuan Jenazah:
- Keluhan Sakit: Pada malam sebelumnya (sekitar pukul 20.00 WIB), korban sempat mengeluh sakit kepada rekannya (inisial Y) dan diketahui telah berobat ke klinik.
- Kronologi Penemuan: Pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, rekan korban mencoba membangunkannya untuk berangkat kuliah. Karena tidak ada respons, pintu kamar akhirnya dibuka paksa dengan bantuan Ketua RT.
- Kondisi Korban: Saat pintu berhasil dibuka, korban KSR ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
Penemuan jenazah ini langsung ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Dramaga. Kapolsek Dramaga, Iptu AM Zalukhu, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan langkah-langkah yang diambil oleh kepolisian setelah menerima laporan dari warga.
"Sekitar jam 20.00 WIB saksi terakhir melihat dan komunikasi dengan korban. Setelah itu saksi istirahat di kamarnya... Saksi meminta bantuan dan Ketua RT untuk membuka paksa pintu kamar kostan," jelas Iptu AM Zalukhu, Rabu (15/4).
Tindak Lanjut dan Keputusan Keluarga
Pasca-penemuan jenazah, pihak kepolisian dan keluarga mengambil sejumlah langkah penyelesaian sebagai berikut:
| Tindakan / Pihak Terlibat | Keterangan |
|---|---|
| Pemeriksaan Medis Awal | Jenazah KSR sempat dibawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan pemeriksaan atau visum luar guna memastikan kondisi luar jenazah. |
| Keputusan Pihak Keluarga | Keluarga korban menolak dilakukannya tindakan autopsi. Mereka memilih untuk membuat surat pernyataan resmi dan tidak membuat laporan kepolisian terkait kejadian ini. |
| Pemulangan Jenazah | Setelah proses pendataan dan visum luar selesai, jenazah almarhum langsung diserahkan dan dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. |
Kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar dan teman-teman mahasiswa di lingkungan kos tersebut, namun kini proses penanganannya telah diselesaikan sesuai dengan permintaan pihak keluarga almarhum.



