Circle Menuai Kritik Keras dari ZachXBT Akibat Pembiaran Pencucian Uang USDC
Baca dalam 60 detik
- Circle dikecam oleh detektif blockchain ZachXBT karena membiarkan peretas Drift Protocol mencuci USDC senilai $232 juta melalui infrastruktur internal mereka selama enam jam tanpa tindakan pembekuan.
- Kontras tajam terjadi karena Circle sebelumnya sangat agresif membekukan dompet bisnis resmi dalam kasus perdata, namun pasif saat menghadapi serangan yang diduga didalangi peretas Korea Utara.
- Circle membela diri dengan menyatakan bahwa mereka hanya bertindak sesuai perintah hukum yang sah untuk menghindari risiko liabilitas hukum dan melindungi privasi pengguna.

Penyelidik blockchain ternama, ZachXBT, melontarkan tuduhan publik terhadap Circle, penerbit stablecoin USDC. Circle dianggap gagal membekukan aset USDC curian senilai ratusan juta dolar yang mengalir melalui infrastruktur cross-chain miliknya sendiri selama eksploitasi Drift Protocol senilai $285 juta pada 1 April 2026.
Peretasan terhadap Drift Protocol, bursa berjangka perpetual berbasis Solana, menjadi eksploitasi DeFi terbesar di tahun 2026. Penyerang memanipulasi oracle dan kompromi kunci admin untuk menguras brankas utama Drift hanya dalam waktu 12 menit. Insiden ini menyebabkan total nilai terkunci (TVL) Drift anjlok dari $550 juta menjadi di bawah $300 juta, sementara token DRIFT jatuh lebih dari 40%.
Fakta Kegagalan Kepatuhan Circle Menurut ZachXBT:
- Volume Pencucian: Penyerang menjembatani sekitar $232 juta dalam bentuk USDC dari Solana ke Ethereum melalui protokol CCTP milik Circle.
- Durasi Pembiaran: Transaksi berlangsung lebih dari 100 kali selama enam jam berturut-turut pada jam kerja AS tanpa tindakan dari Circle.
- Kontras Kebijakan: Hanya sembilan hari sebelumnya (23 Maret), Circle membekukan 16 dompet bisnis resmi dalam kasus perdata AS, namun justru diam saat terjadi peretasan sembilan angka.
- Rekam Jejak: ZachXBT mencatat 15 kasus sejak 2022 dengan total kerugian $420 juta yang diklaim sebagai kegagalan kepatuhan Circle.
Kritik ZachXBT menyoroti inkonsistensi Circle dalam menjalankan otoritas pembekuan asetnya. Peneliti keamanan mencatat bahwa peretas sengaja menghindari konversi dana ke USDT (Tether) karena merasa yakin Circle tidak akan melakukan intervensi terhadap USDC, berbeda dengan Tether yang dikenal lebih agresif dalam membekukan dana curian.
"Circle tertidur saat jutaan USDC ditukar via CCTP dari Solana ke Ethereum selama berjam-jam dari peretasan Drift bernilai 9 angka tersebut selama jam kerja AS." - ZachXBT melalui platform X.
Analisis Dampak dan Respon
| Pihak Terkait | Tanggapan / Analisis |
|---|---|
| Circle (Penerbit USDC) | Menyatakan sebagai perusahaan teregulasi yang hanya membekukan aset jika ada perintah hukum atau sanksi resmi demi melindungi hak pengguna. |
| Elliptic (Analitik Blockchain) | Mengidentifikasi indikator kuat bahwa peretas asal Korea Utara berada di balik eksploitasi Drift Protocol ini. |
| Bluechip (Lembaga Rating) | Menilai situasi ini sebagai "area abu-abu" karena metode serangan berupa eksploitasi oracle, bukan peretasan konvensional yang "bersih". |
Perdebatan ini diperkirakan akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kerangka regulasi stablecoin global. Terutama mengenai sejauh mana tanggung jawab penerbit aset digital dalam membekukan dana tanpa perintah pengadilan jika bukti kejahatan on-chain sudah terlihat sangat jelas oleh publik.



