Bridgestone Uji Coba Ban Tanpa Angin di Kota Kelahirannya, Kurume
Baca dalam 60 detik
- Bridgestone memulai uji coba publik ban 'AirFree' di Kurume, Jepang, yang tidak memerlukan angin dan anti bocor.
- Ban inovatif ini dirancang untuk kendaraan listrik lambat, menyasar kebutuhan mobilitas lansia di Jepang.
- Uji coba berlangsung hingga 31 Mei 2025, menawarkan wahana gratis di area Ishibashi Cultural Center.

Bridgestone Corporation resmi meluncurkan uji coba perdana ban generasi terbaru bertajuk 'AirFree' di Ishibashi Cultural Center, Kurume, Prefektur Fukuoka. Ban revolusioner ini tidak memerlukan udara sama sekali, menghadirkan solusi mobilitas yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Dalam uji coba yang berlangsung hingga 31 Mei 2025, masyarakat dapat menjajal mobil listrik kecil yang dilengkapi ban AirFree di jalur khusus seluas area pusat kebudayaan tersebut. Ban ini menggunakan struktur unik: tapak karet yang menempel pada jari-jari resin yang menggabungkan kekuatan dan fleksibilitas. Keunggulan utamanya adalah ketahanan terhadap kebocoran, sesuatu yang kerap menjadi masalah pada ban konvensional. Warna biru pada resin juga meningkatkan visibilitas saat senja, dan seluruh komponen—baik resin maupun tapak karet—dapat didaur ulang.
Kurume dipilih sebagai lokasi uji coba karena merupakan kota kelahiran Bridgestone. Pada November 2025, perusahaan dan pemerintah kota menandatangani perjanjian kerja sama untuk proyek ini. Dalam konferensi pers di lokasi, Wakil Presiden Eksekutif Bridgestone sekaligus CEO Bridgestone East, Nobuyuki Tamura, menyatakan, "Kami berharap dapat berkontribusi pada masyarakat dengan menciptakan nilai baru." Tamura dan Wali Kota Kurume, Shingo Haraguchi, turut serta dalam wahana keliling area yang dipenuhi bunga mawar.
Uji coba ini menjadi langkah awal Bridgestone dalam mengkomersialkan teknologi AirFree. Jika sukses, ban tanpa angin ini berpotensi merevolusi industri ban, terutama untuk segmen kendaraan perkotaan dan pariwisata. Dengan fokus pada keberlanjutan dan keselamatan, Bridgestone menunjukkan komitmennya terhadap inovasi yang menjawab tantangan demografis dan lingkungan.



