Setelah sempat memberikan harapan bagi para investor, Ethereum kini berada dalam posisi terjepit pada 24 Maret 2026. Melansir Bitcoin Ethereum News, reli harga yang terjadi baru-baru ini telah menemui titik jenuh di area resistensi psikologis. Fenomena ini memicu kekhawatiran bahwa pasar altcoin akan kembali mengalami tekanan jual masif jika pembeli tidak segera memberikan volume dukungan yang memadai dalam 24 jam ke depan.
Secara analitis, penolakan harga di level resistensi ini menunjukkan bahwa pasar masih didominasi oleh ketakutan akan ketidakpastian ekonomi global. Meskipun fundamental jaringan Ethereum tetap kuat, pergerakan harga jangka pendek sangat bergantung pada aliran likuiditas global. Dengan Bears yang kini mengincar target penurunan baru, Ethereum menghadapi ujian berat untuk membuktikan apakah level dukungan saat ini cukup kokoh untuk mencegah kejatuhan yang lebih dalam menuju zona pasar lesu.
โข Status Reli: Terhenti di Zona Resistensi.
โข Proyeksi Bears: Mengincar Pergerakan Turun Baru.
โข Level Kritis: Waspadai Penembusan Support Terdekat.
โข Sentimen Utama: Konsolidasi Berisiko Turun (Bearish Bias).
Fokus utama kami saat ini adalah memantau rasio jual-beli di pasar derivatif Ethereum. Jika terjadi lonjakan posisi short secara tiba-tiba, kemungkinan besar tekanan turun akan semakin terakselerasi. Kami juga memperhatikan korelasi Ethereum dengan Bitcoin; jika Bitcoin gagal bertahan, Ethereum biasanya akan mengalami koreksi yang lebih tajam. Di tahun 2026 yang penuh gejolak ini, manajemen risiko tetap menjadi prioritas tertinggi bagi setiap pemegang aset digital.




