Conor Benn tampaknya sudah selesai dengan segala kebisingan di luar ring dan kini fokus pada satu tujuan: menjadi juara dunia. Dalam pernyataan terbarunya, Benn memetakan jalur karier yang agresif, menempatkan dirinya sebagai pemburu utama bagi para pemegang sabuk dan rival bebuyutannya.
Benn secara mengejutkan menutup diskusi mengenai potensi pertarungan melawan legenda Floyd Mayweather. Meski menjanjikan bayaran besar, Benn menegaskan bahwa ia berada di fase karier di mana ia ingin diuji oleh petarung aktif terbaik, bukan melakukan tur ekshibisi. Fokus utamanya kini tertuju pada Ryan Garcia, yang baru saja meraih kesuksesan besar, sebagai pintu gerbang menuju supremasi kelas welter atau welter super.
Peta Jalan Conor Benn 2026:
- Memburu Ryan Garcia: Benn melihat Garcia sebagai lawan yang sempurna untuk membuktikan kualitasnya di level dunia.
- Lampu Hijau Eubank Jr: Benn siap mengakhiri drama panjang dengan Chris Eubank Jr, bahkan jika harus naik ke berat 168 pon (menengah super).
- Reputasi di Atas Uang: Penolakan terhadap Mayweather menunjukkan komitmen Benn untuk mengembalikan integritas kariernya setelah masa-masa sulit.
Kesediaan Benn untuk bertarung di kelas 168 pon demi menghadapi Eubank Jr menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang luar biasa, mengingat Benn secara alami adalah petarung kelas welter. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menyelesaikan urusan keluarga yang tertunda, membawa kembali sejarah persaingan ayah mereka (Nigel Benn vs Chris Eubank) ke era modern.
Namun, tantangan terbesarnya tetaplah birokrasi dan status perizinannya di berbagai yurisdiksi. Dengan memfokuskan pembicaraan pada Ryan Garcia, Benn sedang berusaha menekan promotor untuk mewujudkan laga mega-fight lintas samudra yang bisa mengukuhkan namanya sebagai bintang global, terlepas dari segala kontroversi masa lalu.




