Waze Punya Fitur Tersembunyi yang Jarang Disentuh: Dari Suara Sendiri hingga Kode Rahasia
Baca dalam 60 detik
- Waze menyimpan sejumlah fitur yang tidak banyak diketahui pengguna, mulai dari navigasi ke kontak hingga perekaman suara panduan.
- Fitur-fitur ini memperkuat posisi Waze sebagai aplikasi navigasi berbasis kerumunan yang mengutamakan pengalaman berkendara real-time.
- Dengan adopsi kendaraan listrik dan mobilitas pintar yang meningkat, fitur personalisasi Waze berpotensi menjadi pembeda di pasar navigasi Indonesia.

Aplikasi navigasi Waze, yang diakuisisi Google pada 2013, menyimpan sejumlah fitur yang jarang diakses pengguna karena tersembunyi di dalam menu pengaturan. Fitur-fitur tersebut mencakup navigasi langsung ke alamat kontak, perekaman suara panduan pribadi, hingga kode pencarian rahasia yang membuka alat diagnostik. Bagi pengguna di Indonesia yang menghadapi kemacetan kota besar, fitur-fitur ini dapat mengubah pengalaman berkendara sehari-hari.
Waze dikenal sebagai aplikasi navigasi berbasis data kerumunan (crowdsourced), di mana pengguna melaporkan kecelakaan, lubang jalan, kemacetan, dan aktivitas polisi secara real-time. Berbeda dari Google Maps yang mengandalkan peta statis dan algoritma, Waze menekankan interaksi sosial antar pengemudi. Namun, banyak kemampuan personalisasi dan perencanaan perjalanan yang tidak dieksplorasi karena letaknya tidak mencolok.
Salah satu fitur yang paling praktis adalah "Drive to friends & family". Setelah memberikan izin akses kontak, pengguna dapat mengetik nama teman atau keluarga di kolom pencarian, dan Waze akan langsung memulai navigasi ke alamat yang tersimpan. Fitur ini memangkas langkah manual mengetik alamat setiap kali berkunjung. Bagi yang khawatir soal privasi, izin akses kontak dapat dicabut melalui pengaturan ponsel, baik di iOS maupun Android.
Selain itu, Waze menawarkan tingkat kustomisasi yang lebih tinggi dibandingkan pesaingnya. Pengguna dapat memilih "Mood" untuk menampilkan avatar sesuai suasana hati, serta memilih sidekick yang mengubah ikon kendaraan, avatar, dan suara pemandu. Yang lebih menarik, Waze memungkinkan perekaman suara panduan sendiri. Seorang pengguna TikTok bahkan merekam suara anaknya untuk membuat setiap perjalanan lebih personal. Terdapat 39 perintah suara yang bisa direkam, mulai dari instruksi belok hingga peringatan bahaya dan kamera kecepatan. Jika tidak semua direkam, Waze akan memutar suara default untuk perintah yang kosong.
Fitur perencanaan perjalanan juga sering terlewat. Dengan menekan tombol "Leave later" alih-alih "Go now", pengguna dapat memilih waktu tiba dan melihat prediksi kepadatan lalu lintas. Waze juga memungkinkan penjadwalan hari dan titik awal, serta integrasi dengan kalender untuk menampilkan acara yang memiliki lokasi sebagai rencana perjalanan. Bagi pengguna di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung, fitur ini dapat membantu menghindari jam sibuk dan mengatur waktu keberangkatan secara lebih efisien.
"Fitur-fitur tersembunyi ini menunjukkan bahwa Waze tidak sekadar alat navigasi, tetapi platform yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi," ujar seorang analis teknologi yang tidak ingin disebutkan namanya.
Terakhir, ada trik kode rahasia yang dapat dimasukkan ke kolom pencarian. Kode "##@morph" membuka avatar monster untuk profil, sedangkan "##@cctts" membersihkan cache text-to-speech yang kerap menjadi penyebab masalah suara navigasi. Meski demikian, pengguna disarankan tidak sembarangan memasukkan kode yang ditujukan untuk troubleshooting karena dapat mengganggu kinerja aplikasi.
Di Indonesia, di mana penetrasi smartphone dan kendaraan pribadi terus tumbuh, fitur-fitur Waze ini berpotensi menjadi nilai jual tersendiri. Aplikasi navigasi lokal seperti Google Maps memang dominan, tetapi Waze menawarkan pengalaman yang lebih komunitas dan personal. Pertanyaannya, akankah pengguna Indonesia mulai melirik fitur-fitur tersembunyi ini, atau tetap setia pada antarmuka yang sudah familiar? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi menguasai fitur-fitur ini bisa menjadi keunggulan kecil di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.



