Bezzecchi Menang Dramatis di Mandalika, Aprilia Kuasai Empat Besar; Martin Rebut Puncak Klasemen
Baca dalam 60 detik
- Marco Bezzecchi memenangi MotoGP Indonesia setelah menyalip Raul Fernandez di lap 19, membawa Aprilia meraih kemenangan pertama sejak Agustus.
- Jorge Martin finis ketiga dan kembali memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marc Marquez yang hanya finis keenam.
- Aprilia mencetak sejarah dengan menguasai posisi 1-2-3-4, sementara pembalap Indonesia Ai Ogura finis keempat setelah menyalip Pedro Acosta di lap terakhir.

Marco Bezzecchi mengakhiri puasa kemenangan selama lebih dari empat bulan dengan menaklukkan Raul Fernandez dalam duel sengit MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Aprilia menguasai empat posisi teratas, sementara Jorge Martin merebut kembali puncak klasemen meski hanya finis ketiga.
Balapan berlangsung dramatis sejak awal. Sehari sebelumnya, Bezzecchi dan Fernandez terlibat insiden kontak pada lap pembuka sprint yang membuat Fernandez mengalami patah jari dan memicu kemarahan besar. Namun, keduanya justru menyuguhkan pertarungan ketat sepanjang 27 lap di Mandalika, saling bertukar fastest lap dan mempertahankan selisih di bawah satu detik hingga pertengahan balapan.
Bezzecchi, yang start dari posisi kedua, sempat kehilangan momentum setelah melebar di Tikungan 1 dan harus puas menguntit Fernandez. Namun, pembalap Italia itu perlahan menemukan ritme dan mulai menekan sejak lap kesembilan. Momen krusial terjadi di lap 19 ketika ia menyalip Fernandez di Tikungan 1, lalu langsung membangun keunggulan lebih dari satu detik setelah lawannya melebar. Sejak itu, Bezzecchi tak tersentuh dan finis dengan margin 4,2 detik.
Bagi Martin, balapan tidak berjalan mulus. Start dari posisi kelima, ia langsung merosot ke urutan keenam sebelum bangkit satu per satu. Setelah melewati Fabio di Giannantonio dan memanfaatkan crash Fermin Aldeguer, Martin berada di belakang Marc Marquez pada lap ketiga. Tanpa kesulitan berarti, ia menyalip juara bertahan itu dan mengunci posisi podium. Hasil ini mengembalikan Martin ke puncak klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marquez, yang hanya finis keenam.
Fernandez, yang sempat diragukan tampil akibat cedera jari, tetap turun dan membuktikan ketangguhannya dengan finis kedua. Sementara itu, Ai Ogura mencuri perhatian. Pembalap Jepang yang mengaku sebagai rider Aprilia paling lambat pada sprint, bangkit dari posisi ketujuh dan menyalip Pedro Acosta di lap kedua dari terakhir untuk melengkapi dominasi Aprilia. Acosta harus puas finis di depan Marquez setelah keduanya beberapa kali bertukar posisi demi menjaga tekanan ban sesuai regulasi.
"Saya tidak menyangka bisa berada di posisi ini. Tim bekerja luar biasa, dan motor terasa sempurna sejak lap awal," ujar Bezzecchi usai balapan, seperti dikutip Motorsport.com.
Di belakang mereka, Alex Marquez finis ketujuh sebagai satu-satunya pembalap Gresini yang bertahan, disusul Di Giannantonio di posisi kedelapan. Fabio Quartararo dan Enea Bastianini melengkapi sepuluh besar. Brad Binder berada di urutan 11, sementara Honda menunjukkan perbaikan dengan Luca Marini dan Johann Zarco finis di zona poin. Franco Morbidelli dan Alex Rins menutup daftar peraih poin di posisi 14 dan 15.
Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi Aprilia. Terakhir kali pabrikan Noale itu menang adalah di MotoGP Inggris awal Agustus, dan kini mereka tidak hanya kembali ke podium tertinggi tetapi juga mendominasi empat posisi teratas โ sebuah pencapaian langka yang menegaskan kekuatan RS-GP di sirkuit dengan karakter menantang seperti Mandalika.
Bagi Indonesia, gelaran MotoGP di Mandalika kembali menegaskan posisi sebagai tuan rumah yang diperhitungkan. Kehadiran Ai Ogura di posisi keempat menambah daya tarik tersendiri, mengingat popularitasnya di kalangan penggemar Asia. Namun, tantangan tetap ada: keputusan balapan yang sempat tertunda akibat cuaca dan insiden di sprint menjadi catatan bagi penyelenggara untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan manajemen acara.
Dengan keunggulan tipis dua poin, persaingan gelar musim ini dipastikan berlanjut ke MotoGP Australia dua pekan mendatang. Akankah Martin mampu mempertahankan momentum, atau Marquez kembali bangkit seperti yang ia tunjukkan di sprint? Yang jelas, dominasi Aprilia di Mandalika telah mengubah peta kekuatan menuju sisa musim.



