Norris Akui Tak Punya Alasan Usai Kalah dari Piastri di Kualifikasi Sprint Singapura
Baca dalam 60 detik
- Lando Norris finis kelima di kualifikasi sprint GP Singapura, tertinggal 0,133 detik dari rekan setimnya Oscar Piastri.
- Norris mengaku tidak punya alasan atas performa buruknya, sementara Piastri puas dengan posisi keempat.
- McLaren membawa perbaikan masalah injeksi bahan bakar yang sempat menghambat kecepatan di Baku dan Malaysia.

Lando Norris tidak mencari pembenaran setelah menorehkan hasil mengecewakan pada sesi kualifikasi sprint Formula 1 Grand Prix Singapura. Pembalap McLaren itu harus puas menempati posisi kelima, kalah 0,133 detik dari rekan setimnya, Oscar Piastri, yang finis keempat di Marina Bay Street Circuit, Sabtu (21/9).
Norris sempat menunjukkan kecepatan di dua segmen awal. Ia menempati urutan ketujuh di SQ1 dengan selisih tipis 0,020 detik di depan Piastri, lalu naik ke posisi ketiga di SQ2 dengan keunggulan 0,534 detik atas pembalap Australia tersebut. Namun, pada fase penentuan 10 besar, performa Norris justru menurun. "Saya rasa saya tidak membangun putaran yang cukup baik. Itu saja, tidak ada alasan," ujar pembalap asal Inggris itu.
Hasil ini memperpanjang tren positif Piastri dalam duel internal McLaren. Ini menjadi kali ketiga Piastri mengalahkan Norris dalam lima sesi terakhir, termasuk di Baku, tempat Norris mengalami masalah injeksi bahan bakar yang mengganggu kecepatan puncak MCL40. Sebelumnya, Piastri sempat kalah 8-0 dari Norris pada rentang Barcelona hingga Zandvoort, sehingga performa terkini menandai pembalikan keadaan.
McLaren membawa solusi perbaikan untuk masalah injeksi bahan bakar ke Marina Bay. Norris menyatakan kepuasan awal dengan perbaikan tersebut, meski ia belum bisa memberikan penilaian menyeluruh. "Sejauh yang saya lihat, sepertinya oke. Saya belum tahu semuanya. Tim masih meneliti dan hari ini cukup sibuk. Banyak hal tampak baik. Kami tampak lebih dekat sebagai tim. Hanya saja, saya tidak melakukan pekerjaan yang cukup baik," tambahnya.
Di sisi lain, Piastri merasa puas dengan hasilnya. "Cukup senang di sana. Saya pikir itu kurang lebih yang bisa kami lakukan. Sangat, sangat sulit di akhir pekan sprint untuk mengeluarkan semua potensi mobil di sini," ujarnya. Ia mengaku lebih nyaman dengan ban soft setelah kesulitan pada ban medium. "Saya kesulitan di medium, lalu setelah memakai soft, saya merasa cukup senang. Jadi, usaha yang tidak buruk."
Piastri juga menyoroti sektor pertama lintasan sebagai area fokus. "Saya kesulitan dengan beberapa hal di mobil di sana. Sekarang sedikit lebih baik. Perasaan umum mobil tidak berbeda dari biasanya. Anda harus benar-benar memaksanya untuk cepat. Setelah kami menambah cengkeraman dengan soft, hasilnya lebih baik. Tapi tetap saja tantangan," jelasnya.
"Saya rasa saya tidak membangun putaran yang cukup baik. Itu saja, tidak ada alasan." โ Lando Norris
Dengan hasil ini, persaingan internal McLaren semakin memanas menjelang balapan utama. Norris dituntut segera bangkit untuk menjaga peluang di klasemen pembalap, sementara Piastri berusaha mempertahankan momentum. Perbaikan teknis yang diperkenalkan di Singapura akan menjadi kunci apakah McLaren dapat mengimbangi rival-rivalnya di sisa musim.
Akankah Norris mampu membalikkan keadaan di balapan utama, atau Piastri kembali menunjukkan dominasi? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa jam ke depan.



