Thierry Henry dan North London Legends di Jakarta: Cinta Arsenal Tak Butuh Jarak
Baca dalam 60 detik
- Thierry Henry memimpin rombongan North London Legends dalam pertemuan dengan 120 penggemar Arsenal di Jakarta.
- Kehadiran tujuh legenda The Gunners menegaskan besarnya basis pendukung Arsenal di Indonesia.
- Reuni Henry dengan mantan rekan setim dan rival lamanya menjadi momen paling emosional dalam acara tersebut.

Thierry Henry mengungkapkan bahwa dirinya merasakan getaran cinta penggemar Arsenal di Indonesia saat menghadiri Meet and Greet with North London Legends di Jakarta, Sabtu (10/10/2026). Legenda Arsenal dan Timnas Prancis itu menjadi magnet utama dalam acara yang mempertemukan 120 penggemar dengan tujuh mantan pemain The Gunners.
Selain Henry, hadir Robert Pires, Emmanuel Adebayor, Santi Cazorla, Gilberto Silva, William Gallas, dan Ashley Cole. Ketujuhnya menyapa para penggemar dalam sesi yang berlangsung hangat, membuktikan bahwa ikatan antara klub London Utara dan pendukungnya di Indonesia tidak pernah pudar meski jarak terpisah ribuan kilometer.
"Jika Anda merasakan ikatan dengan lambang meriam Arsenal, Anda akan merasakannya. Jadi ke mana pun saya pergi, termasuk saat ini di sini, saya bisa merasakan begitu cintanya orang-orang terhadap Arsenal," ujar Henry kepada media yang hadir, termasuk Bola.com.
Henry juga menyoroti momen reuninya dengan para mantan rekan setim. Ia mengaku senang bisa bertemu kembali dengan Adebayor, Gallas, dan pemain lain yang pernah berbagi ruang ganti. "Sudah sangat lama saya tidak bertemu mereka dan selalu menyenangkan bisa bertemu mereka lagi. Sangat terasa suasana reuninya," tambahnya.
Tak hanya dengan kawan lama, Henry turut menyebut kehadiran legenda Manchester United yang dulu kerap menjadi lawan di lapangan. Baginya, pertemuan itu lebih dari sekadar nostalgia; ada rasa hormat yang tetap terjaga. "Senang bisa bertemu semua orang, termasuk mereka yang dulu menjadi lawan kami di lapangan. Ada beberapa yang dulu sering kami hadapi, tapi terpenting adalah rasa hormat yang masih kami miliki satu sama lain," ujarnya.
"Jika Anda merasakan ikatan dengan lambang meriam Arsenal, Anda akan merasakannya. Jadi ke mana pun saya pergi, termasuk saat ini di sini, saya bisa merasakan begitu cintanya orang-orang terhadap Arsenal." โ Thierry Henry
Kegiatan semacam ini bukan sekadar ajang jumpa fans. Di tengah persaingan liga-liga Eropa yang semakin ketat, klub-klub besar terus memperluas jangkauan komersial dan emosional ke pasar Asia, terutama Indonesia yang dikenal memiliki basis suporter fanatik. Kehadiran North London Legends menjadi sinyal bahwa Arsenal dan legenda-legenda mereka menyadari potensi besar di kawasan ini.
Bagi penggemar Arsenal di Indonesia, kesempatan bertemu langsung dengan pemain yang pernah mengukir sejarah di Highbury dan Emirates Stadium adalah pengalaman langka. Antusiasme yang ditunjukkan dalam acara tersebut mencerminkan bagaimana sepak bola Eropa telah menjadi bagian dari budaya populer di tanah air, melampaui sekadar tontonan akhir pekan.
Ke depan, makin seringnya legenda klub datang ke Indonesia bisa menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas, mulai dari akademi sepak bola hingga tur pramusim. Pertanyaannya, apakah klub-klub besar Eropa akan serius menjadikan Indonesia sebagai basis pengembangan, bukan hanya pasar sesaat?



