Persita Tantang Garudayaksa FC di BIS, Carlos Pena Pasang Target Tiga Poin
Baca dalam 60 detik
- Persita Tangerang akan menjamu Garudayaksa FC pada lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Sabtu (10/10/2026).
- Pelatih Carlos Pena menegaskan timnya dalam kondisi prima setelah jeda kompetisi dan siap merebut kemenangan.
- Garudayaksa FC yang berstatus tim promosi tampil mengejutkan dengan hanya sekali kalah dalam tiga laga, termasuk menahan imbang Persebaya 1-1.

Persita Tangerang akan menghadapi ujian sesungguhnya dari tim promosi Garudayaksa FC pada pekan lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium (BIS), Serang, Sabtu (10/10/2026) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi momen krusial bagi Pendekar Cisadane untuk membuktikan konsistensi sekaligus mendongkrak posisi di papan klasemen.
Saat ini, Persita menempati peringkat ke-11 dengan koleksi lima poin dari tiga pertandingan—satu kemenangan dan dua imbang. Catatan tak terkalahkan itu memang modal berharga, tetapi tambahan tiga angka dari Garudayaksa akan sangat berarti untuk mengejar ketertinggalan dari tim-tim papan atas. Terlebih, bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi tekanan tersendiri yang harus diubah menjadi energi positif.
Garudayaksa FC bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski berstatus tim promosi, klub asal Cibinong, Jawa Barat, itu menunjukkan performa impresif dengan hanya sekali kalah dalam tiga laga terakhir. Dua hasil imbang lainnya diraih saat menahan Persebaya Surabaya 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo—sebuah hasil yang menunjukkan kualitas skuad asuhan Milos Joksic. Markas mereka di Stadion Pakansari juga dihuni pemain-pemain mumpuni, baik lokal maupun asing, yang siap memberi kejutan.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menyatakan anak asuhnya dalam kondisi siap tempur. Jeda kompetisi dimanfaatkan maksimal untuk memperbaiki fisik, kebugaran, dan chemistry antar pemain. "Kondisi tim saat ini cukup baik. Selama jeda kompetisi, kami memiliki waktu untuk berlatih dan meningkatkan kondisi fisik beberapa pemain yang masih membutuhkan perbaikan," ujar Pena.
"Setelah cukup lama tidak bertanding, kami sangat menantikan pertandingan. Harapannya, Persita bisa kembali bermain dengan baik dan meraih tiga poin." — Carlos Pena, Pelatih Persita Tangerang
Pena juga menekankan pentingnya peningkatan performa. Menurutnya, tim pelatih terus mendorong pemain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. "Kami akan berusaha meningkatkan performa dan menunjukkan level permainan yang lebih baik. Target kami tentu berusaha mengalahkan tim yang sangat kuat," tambahnya.
Dari kubu Garudayaksa, meski minim pengalaman di kasta tertinggi, mereka telah membuktikan diri sebagai kuda hitam. Kemenangan atas Persita akan menjadi pukulan telak bagi kepercayaan diri tuan rumah, sekaligus mempertegas bahwa promosi mereka bukan kebetulan. Milos Joksic diprediksi akan menerapkan strategi disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mengeksploitasi celah di lini belakang Persita.
Bagi Persita, laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Kemenangan akan menjaga momentum tak terkalahkan dan memberikan suntikan moral menjelang rangkaian pertandingan berat berikutnya. Sebaliknya, kekalahan bisa menjadi pukulan psikologis yang menghambat ambisi mereka bersaing di papan atas. Dukungan suporter di BIS akan menjadi faktor kunci, tetapi tekanan untuk tampil dominan juga bisa menjadi bumerang jika pemain tidak mampu mengelola ekspektasi.
Pertanyaan besarnya: apakah Persita mampu memanfaatkan status tuan rumah dan kualitas skuadnya untuk mengatasi perlawanan sengit Garudayaksa? Atau akankah tim promosi itu kembali mencuri poin dan memperpanjang catatan impresif mereka? Jawabannya akan terlihat di atas rumput BIS, Sabtu sore nanti.



