George Hemmings: Permata Muda Aston Villa yang Disebut Sebagai Grealish Baru
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa menemukan talenta muda George Hemmings yang dianggap sebagai penerus Jack Grealish.
- Hemmings telah menjadi starter reguler di bawah asuhan Unai Emery dengan nilai pasar mencapai £43 juta.
- Performa impresifnya berpotensi mengubah lini serang Villa pasca kepergian Morgan Rogers dan Ollie Watkins.

Nama George Hemmings mulai mencuri perhatian di Aston Villa. Winger muda ini dianggap sebagai sosok yang bisa mengulang kisah sukses Jack Grealish, bahkan berpotensi melampaui warisan pemain yang kini memperkuat Everton tersebut.
Sejak dipercaya Unai Emery, Hemmings tidak hanya menjadi pelanggan tetap di starting XI, tetapi juga menunjukkan kualitas yang membuat manajemen klub tak perlu menyesal melepas Morgan Rogers ke Chelsea dengan harga £117 juta. Kepergian Rogers dan Ollie Watkins meninggalkan lubang besar di lini depan, namun kehadiran Hemmings seolah menjadi jawaban atas kebutuhan Villa akan sosok talisman baru.
Yang menarik, Hemmings datang dari akademi Nottingham Forest tanpa biaya transfer. Kini, nilai pasarnya sudah melesat ke angka £43 juta menurut data CIES Football Observatory. Angka itu setara dengan biaya yang dikeluarkan Villa untuk mendatangkan Ibrahim Mbaye dari Paris Saint-Germain, yang saat ini memuncaki daftar pemain muda paling mahal dunia dengan valuasi £63 juta.
Perbandingan dengan Grealish memang tak terhindarkan. Grealish meninggalkan Villa pada 2021 dengan status legenda setelah membawa klub promosi dari Championship dan kemudian dijual ke Manchester City dengan harga £100 juta. Pada musim 2020/21, Grealish mencatatkan 6 gol dan 10 assist dalam 26 laga Premier League, menciptakan 3,2 peluang per pertandingan, dan memenangkan 8,9 duel per game. Statistik itu membuatnya dijuluki sebagai salah satu gelandang serang paling dominan di liga.
Hemmings belum mencapai level tersebut, tetapi ada kemiripan dalam hal keberanian dan teknik. Assistnya untuk Tammy Abraham saat melawan Coventry City di Carabao Cup menjadi bukti bahwa ia memiliki visi dan eksekusi tingkat tinggi. Kekurangannya dalam penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah, namun dengan menit bermain yang terus bertambah, potensinya untuk berkembang sangat besar.
"Hemmings memiliki kualitas yang tak terbantahkan. Ia bisa menjadi superstar jika terus diberi kepercayaan," ujar seorang pengamat sepak bola Inggris.
Keputusan Emery untuk tidak memulangkan Grealish pada bursa transfer musim panas lalu terbukti tepat. Alih-alih merekrut pemain yang sudah mapan, ia memberi ruang bagi Hemmings untuk bersinar. Kepercayaan itu dibayar dengan performa konsisten yang membuat pemain seperti Alejandro Garnacho harus puas duduk di bangku cadangan.
Bagi Aston Villa, munculnya Hemmings adalah berkah di tengah mahalnya harga pemain muda di pasar transfer. Klub tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan pemain yang sudah menunjukkan kualitas di level senior. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin nilai jualnya akan melampaui angka £43 juta dalam waktu dekat.
Pertanyaannya sekarang, mampukah Hemmings menjaga konsistensi dan membawa Villa kembali bersaing di papan atas? Ataukah ia akan menjadi sekadar bintang yang bersinar sesaat? Yang jelas, publik Villa Park punya alasan baru untuk berharap.



