Prime Day Oktober Berakhir, Diskon Teknologi Masih Bertahan: Peluang Terakhir atau Jebakan?
Baca dalam 60 detik
- Amazon resmi menutup Prime Day Oktober, namun sejumlah perangkat elektronik tetap dijual dengan harga diskon.
- Perpanjangan promo ini memberi konsumen kesempatan kedua, tetapi juga bisa menjadi indikasi lemahnya permintaan pasar.
- Bagi konsumen Indonesia, gelombang diskon ini bisa menjadi acuan untuk menunda pembelian atau memanfaatkan skema impor.

Amazon secara resmi mengakhiri ajang belanja Prime Day edisi Oktober, tetapi sejumlah produk teknologi masih dijual dengan harga diskon di platform tersebut. Fenomena ini tidak biasa karena biasanya promo berakhir bersamaan dengan penutupan acara. Perpanjangan diskon ini menjadi angin segar bagi konsumen yang belum sempat berbelanja, sekaligus sinyal bahwa penjualan mungkin tidak sesuai target.
Sejumlah perangkat yang masih dipromosikan mencakup tablet iPad generasi terbaru, laptop MacBook Air, jam tangan pintar Apple Watch SE, hingga headphone peredam bising dari Bose dan Sony. Diskon yang ditawarkan bervariasi, mulai dari potongan harga ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Misalnya, iPad standar dengan chip A16 disebut sebagai pilihan tepat bagi pengguna umum, meski tidak mendukung fitur Apple Intelligence. Harga yang ditawarkan diklaim sebagai yang terendah sejak kenaikan harga awal tahun ini.
MacBook Air, yang kini berada di posisi menengah dalam lini produk Apple setelah kehadiran model Neo, tetap menjadi primadona bagi mahasiswa dan pekerja mobile. Bobotnya di bawah 1,4 kilogram dan daya tahan baterai hingga 18 jam membuatnya ideal untuk mobilitas tinggi. Sementara itu, Apple Watch SE 3 dinobatkan sebagai jam pintar terbaik untuk pengguna iPhone dengan harga terjangkau, meski mengorbankan beberapa sensor canggih seperti EKG dan oksigen darah.
Di segmen audio, Bose QuietComfort masih menjadi acuan untuk peredam bising aktif, meski model ini sudah berusia beberapa tahun. Fitur multi-point dan mode Awareness tetap relevan bagi pelancong dan pekerja di lingkungan bising. Sementara itu, Sony WH-CH720N yang diluncurkan pada 2023 kini dijual sekitar US$88, menjadikannya pilihan kompetitif di kelas entry-level. Beats juga menawarkan headphone dengan daya tahan hingga 40 jam dan pengisian cepat, cocok untuk olahraga dan perjalanan.
"Saya membeli headphone ini terutama untuk gym. Kualitas suaranya luar biasa dan benar-benar meredam bising. Baterainya juga tahan lama," ujar seorang pengulas di forum jual beli.
Untuk perangkat rumah tangga, Hisense CanvasTV menjadi alternatif menarik bagi Samsung Frame. TV ini dilengkapi bingkai kayu dan perpustakaan seni berisi lebih dari 1.000 karya tanpa langganan, berbeda dengan Samsung yang mematok biaya bulanan. Sementara itu, TV 50 inci 4K dari merek Fire TV dijual hanya US$160, menawarkan nilai luar biasa untuk ukuran ruangan terbatas.
Peripheral seperti pengisi daya dan kabel juga tidak ketinggalan didiskon. Ada charger dengan layar kecil yang menunjukkan daya pengisian dan mendukung mode perawatan baterai, serta power bank dengan tali jari yang berfungsi ganda sebagai kabel USB-C. Tas penyimpanan tahan air untuk kabel dan earbud juga tersedia, memudahkan pengguna yang sering bepergian.
Meski demikian, konsumen Indonesia perlu mencermati biaya pengiriman internasional dan bea masuk yang bisa menggerus penghematan. Beberapa produk mungkin tidak dikirim ke Indonesia atau memerlukan alamat perantara. Selain itu, garansi resmi sering kali tidak berlaku untuk pembelian lintas negara, sehingga risiko kerusakan menjadi tanggungan pembeli.
Secara lebih luas, perpanjangan diskon pasca-Prime Day bisa menjadi indikator melemahnya daya beli konsumen global, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi. Amazon dan pengecer lain mungkin berusaha menghabiskan stok sebelum periode liburan akhir tahun. Bagi konsumen, ini bisa menjadi peluang, tetapi juga sinyal untuk lebih selektif dalam berbelanja.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah gelombang diskon ini akan berlanjut hingga Black Friday pada November mendatang, atau justru menjadi pertanda bahwa pasar teknologi sedang memasuki fase koreksi. Konsumen disarankan untuk membandingkan harga, memeriksa ulasan, dan mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang sebelum membeli.



