Walmart Obral Power Bank Magnetik Rp300 Ribu Jadi Rp30 Ribu, Simak Detailnya
Baca dalam 60 detik
- Walmart menjual Btootos Ultra-Slim Magnetic Portable Charger dengan potongan 81% dari harga normal $100 menjadi $19 selama periode Walmart Deals hingga 11 Oktober.
- Perangkat ini menawarkan pengisian daya nirkabel 15W yang diklaim mampu mengisi baterai iPhone hingga 55% dalam 30 menit, atau 70% jika menggunakan kabel USB-C 20W.
- Promo ini berpotensi mengguncang pasar aksesori gadget di Indonesia, terutama dengan harga setara Rp300 ribu yang jauh lebih murah dibanding produk serupa di dalam negeri.

Walmart kembali menggebrak pasar aksesori gadget dengan menawarkan diskon besar-besaran untuk power bank magnetik. Dalam ajang Walmart Deals yang berlangsung hingga 11 Oktober, retailer asal Amerika Serikat itu membanderol Btootos Ultra-Slim Magnetic Portable Charger seharga $19, turun drastis dari harga normal $100. Diskon 81% ini menjadikannya salah satu penawaran paling agresif di segmen pengisian daya portabel.
Langkah Walmart ini bukan tanpa alasan. Permintaan terhadap power bank magnetik terus melonjak seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat pada smartphone untuk aktivitas sehari-hari. Namun, harga produk premium seperti ini sering kali menjadi penghalang. Dengan memangkas harga hingga seperlima, Walmart seolah ingin mendemokratisasi teknologi pengisian daya cepat bagi konsumen kelas menengah.
Btootos Ultra-Slim Magnetic Portable Charger hadir dengan bobot hanya 6,4 ons dan ketebalan 0,58 inci. Desainnya yang ramping memungkinkan perangkat menempel langsung di punggung ponsel tanpa mengganggu kenyamanan genggaman. Koneksi magnetiknya menghilangkan kebutuhan akan kabel atau braket tambahan, menjadikannya solusi praktis bagi pengguna yang mobile.
Dari sisi performa, power bank ini menawarkan pengisian nirkabel 15 watt. Dalam uji internal, perangkat mampu mengisi baterai iPhone kompatibel hingga 55% hanya dalam setengah jam. Jika pengguna memanfaatkan kabel USB-C 20 watt, kecepatan pengisian meningkat menjadi 70% dalam durasi yang sama. Fitur keamanan seperti kontrol suhu, perlindungan overcharge, dan sirkuit pendek juga disematkan untuk mencegah risiko overheating.
"Saya membeli satu untuk di mobil dan satu lagi untuk dibawa di sakuโฆ bisa mengisi penuh iPhone saya hingga 2,5 kali," ujar seorang pembeli Walmart dalam ulasannya.
Respons konsumen pun positif. Banyak yang memuji kepraktisan dan daya tahan perangkat ini. Ulasan tersebut menunjukkan bahwa power bank ini tidak hanya sekadar aksesori, tetapi telah menjadi kebutuhan pokok bagi mereka yang aktif bergerak. Walmart sendiri menyediakan dua pilihan warna magnetik dan tiga varian non-magnetik, memberi fleksibilitas bagi pembeli.
Jika ditarik ke konteks Indonesia, promo ini menimbulkan pertanyaan besar. Dengan kurs sekitar Rp15.800 per dolar AS, harga $19 setara Rp300 ribu. Sementara di pasar dalam negeri, power bank magnetik dengan spesifikasi serupa dibanderol mulai Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Selisih ini bisa memicu perang harga di segmen aksesori, terutama jika produk sejenis masuk secara resmi atau melalui jalur impor.
Namun, konsumen Indonesia perlu mencermati beberapa hal. Pertama, kesesuaian dengan standar kelistrikan lokal dan sertifikasi keamanan. Kedua, biaya pengiriman dan bea masuk yang dapat menambah harga akhir. Ketiga, ketersediaan layanan purna jual. Tanpa itu, harga murah bisa jadi tidak sepadan dengan risiko.
Ke depan, fenomena diskon agresif seperti ini dapat mendorong produsen lokal untuk berbenah. Mereka dituntut tidak hanya bersaing pada harga, tetapi juga inovasi dan kualitas. Di sisi lain, konsumen diuntungkan dengan semakin banyaknya pilihan terjangkau. Akankah gelombang diskon ini merembet ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: persaingan di sektor aksesori gadget semakin panas.



