Persib Bandung Bangkit dari Dua Gol, Igor Tolic Puji Karakter Pemain
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat.
- Tertinggal dua gol di babak pertama, Persib menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic dan Marc Klok di awal babak kedua.
- Pelatih Igor Tolic menyoroti kesalahan di babak pertama dan tantangan jadwal padat, namun mengapresiasi semangat juang pemain.

Persib Bandung harus puas berbagi angka dengan Dewa United setelah bermain imbang 2-2 dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026). Hasil ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Maung Bandung untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri, meski satu poin tetap membawa mereka bertahan di papan atas klasemen sementara.
Duel berjalan sengit sejak awal. Dewa United mengejutkan tuan rumah dengan dua gol cepat melalui Egy Maulana Vikri pada menit ke-22 dan Noah Sadaoui di penghujung babak pertama, tepatnya menit 45+1. Keunggulan dua gol itu membuat Persib harus bekerja ekstra keras untuk bangkit.
Namun, semangat juang anak asuh Igor Tolic patut diacungi jempol. Setelah turun minum, Persib tampil lebih agresif dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol Balsa Sekulic pada menit ke-51, disusul gol penyama kedudukan dari Marc Klok tiga menit berselang. Hanya dalam rentang enam menit, Maung Bandung mengubah keadaan menjadi 2-2 dan memaksa Dewa United bermain bertahan.
Pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui bahwa kesalahan di babak pertama menjadi penyebab utama timnya tertinggal. "Kami melakukan dua kesalahan dan harus menerima hukumannya. Dewa United adalah tim yang bagus dan fokus pada kompetisi liga," ujar Tolic dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Meski gagal meraih kemenangan, Tolic menilai ada hal positif yang bisa dipetik. Menurutnya, kemampuan timnya bangkit dari ketertinggalan dua gol menunjukkan karakter yang luar biasa. "Hasil ini benar-benar menunjukkan karakter para pemain, semangat di ruang ganti. Mereka berjuang bersama, bermain bersama, dan melakukan segalanya demi satu sama lain," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
"Kami adalah Persib Bandung, dan kami harus menjalani semua pertandingan yang ada, sementara Dewa hanya satu kompetisi. Ketika bermain di Liga Champions Asia, level persaingannya berbeda. Ketika bermain di Shopee Cup, levelnya juga berbeda."
โ Igor Tolic, Pelatih Persib Bandung
Tolic juga menyoroti jadwal padat yang harus dijalani Persib. Selain berlaga di BRI Super League, tim juga tampil di kompetisi Asia seperti Liga Champions Asia dan Shopee Cup. Hal ini menuntut pemain untuk menjaga kebugaran dan konsistensi. "Kami menghadapi berbagai kompetisi dengan level persaingan berbeda. Ini bukan hal yang mudah, tetapi kami harus siap," tambahnya.
Dalam konteks kompetisi domestik, hasil imbang ini bisa menjadi alarm bagi Persib. Meski memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah. Dewa United, yang hanya fokus di liga, mampu memberikan perlawanan sengit. Persaingan di BRI Super League musim ini diprediksi semakin ketat, dan setiap poin sangat berharga.
Ke depan, Persib akan menghadapi jadwal yang tidak kalah menantang. Mereka harus segera membenahi lini pertahanan yang lengah di babak pertama, sekaligus menjaga momentum positif di babak kedua. Pertanyaannya, mampukah Maung Bandung mengubah hasil imbang menjadi kemenangan di laga-laga berikutnya? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: dukungan Bobotoh akan selalu menjadi energi tambahan bagi Pasukan Biru.



