Sebastian Stan: Avengers: Doomsday Akan Jadi Film Marvel Paling Mengharukan
Baca dalam 60 detik
- Sebastian Stan memprediksi Avengers: Doomsday akan menjadi tontonan emosional bagi penggemar Marvel.
- Stan mengaku senang bisa berkumpul kembali dengan para pemain lama seperti Chris Evans.
- Alan Cumming, rekan mainnya, mengaku tidak memahami alur cerita film tersebut.

Aktor Sebastian Stan, yang kembali memerankan Bucky Barnes alias Winter Soldier, memperkirakan bahwa Avengers: Doomsday akan menjadi salah satu film Marvel Cinematic Universe (MCU) yang paling menguras emosi penonton. Meski belum menonton hasil akhirnya, ia yakin film tersebut akan menyentuh hati banyak penggemar.
Dalam wawancara dengan Decider, Stan mengungkapkan, "Saya belum melihat filmnya, dan saya tidak tahu bagaimana hasilnya. Saya yakin itu akan mengharukan, dalam banyak hal. Kita akan lihat siapa yang naik ke level berikutnya." Pernyataan ini memicu spekulasi tentang nasib karakter-karakter utama, terutama mengingat Avengers: Doomsday disebut-sebut sebagai bagian dari fase baru MCU yang akan merombak lanskap superhero.
Stan juga mengaku senang bisa berkumpul kembali dengan rekan-rekan lamanya, termasuk Chris Evans. "Sangat nostalgia untuk melihat ke belakang dan mengingat semua tahun yang kita lalui bersama, tumbuh dewasa bersama. Itu luar biasa. Kami seperti keluarga dan tidak pernah berhenti seperti itu," ujarnya. Reuni ini menjadi momen penting bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan MCU selama lebih dari satu dekade.
Sementara itu, rekan main Stan, Alan Cumming, mengaku tidak sepenuhnya memahami plot film. Dalam wawancara dengan SiriusXM, aktor 61 tahun itu mengatakan, "Sejujurnya, saya tidak sepenuhnya mengerti alurnya. Ada saat ketika kami syuting adegan, dan seseorang menjelaskan tentang robot-robot raksasa, tapi saya hanya bilang, 'Tolong beri tahu saya ke mana harus mengarahkan ini, dan saya akan melakukannya. Saya hanya tahu saya di sini untuk berlarian.'" Pernyataan Cumming menyoroti kompleksitas produksi film superhero yang penuh dengan efek visual dan narasi berlapis.
Di sisi lain, Stan tengah bersiap untuk peran sebagai Harvey Dent dalam The Batman Part II. Ia membandingkan sekuel garapan Matt Reeves itu dengan The Godfather Part II. "Saya kadang datang ke lokasi syuting dan melihat sekeliling, dan saya berpikir, ini seperti membuat Godfather Part II. Saya sangat merasakannya. Matt telah bekerja selama tiga tahun," kata Stan kepada Variety. Ia menambahkan bahwa film itu akan sangat membumi dan nyata, serta akan memberikan hasil yang memuaskan.
Bagi industri film Indonesia, antusiasme terhadap Avengers: Doomsday dan The Batman Part II menunjukkan besarnya pasar film superhero di tanah air. Data dari Box Office Mojo menunjukkan bahwa film-film MCU sering kali mendominasi peringkat pendapatan bioskop Indonesia, dengan penonton yang sangat menantikan perilisan global. Hal ini membuka peluang bagi bioskop lokal untuk meningkatkan okupansi, terutama dengan strategi pemasaran yang tepat.
Dengan jadwal rilis yang masih jauh, para penggemar di Indonesia dan seluruh dunia akan terus mengikuti perkembangan proyek ini. Apakah Avengers: Doomsday benar-benar akan menjadi film yang mengharukan seperti prediksi Stan, atau justru mengejutkan dengan twist yang tak terduga? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: ekspektasi sudah terbangun tinggi.



