Emil Audero Disambut Guard of Honour di Vallecas, Laga Rayo vs Bilbao Justru Dihentikan
Baca dalam 60 detik
- Emil Audero menerima penghormatan khusus dari Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
- Pertandingan Rayo Vallecano kontra Athletic Bilbao di Estadio de Vallecas terpaksa dihentikan pada menit ke-28 akibat ulah suporter tuan rumah.
- Komite Kompetisi RFEF diperkirakan menjadwalkan ulang laga pada November, dengan skor sementara 0-0 dan waktu tersisa akan dilanjutkan dari titik penghentian.

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, menerima guard of honour dari Rayo Vallecano dan Athletic Bilbao sebelum laga pekan ke-9 La Liga di Estadio de Vallecas, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Penghormatan itu diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilannya mengantar Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, pertandingan yang semula menjadi panggung kehormatan bagi Audero harus berakhir prematur setelah wasit Jose Maria Sanchez Martinez menghentikan laga pada menit ke-28.
Prosesi penghormatan berlangsung khidmat. Audero berjalan memasuki lapangan didampingi rekan setimnya, disambut tepuk tangan ribuan penonton. Pemain Athletic Bilbao pun ikut berbaris memberikan salam hormat. Di tengah lapangan, Audero berdiri memegang jersey kandang Rayo bertuliskan 'Campeon ASEAN Cup 2026'. Momen ini menandai pengakuan publik atas kontribusinya di level internasional, khususnya saat menepis penalti Nattapong Sayriya yang memastikan kemenangan 4-2 atas Thailand di final.
Insiden penghentian bermula dari ulah suporter tuan rumah yang menciptakan situasi tidak kondusif. Wasit Sanchez Martinez sempat berdialog dengan pihak kepolisian, kedua pelatih, dan ofisial sebelum memerintahkan seluruh pemain meninggalkan lapangan. Keputusan itu diambil demi keselamatan semua pihak. Media Spanyol, Futbol Fantasy, melaporkan bahwa opsi melanjutkan pertandingan pada Minggu (11/10/2026) dinilai tidak realistis karena Delegasi Pemerintah tidak dapat menjamin kehadiran polisi dalam waktu singkat.
Penjadwalan ulang juga menghadapi kendala padatnya kalender Athletic Bilbao. Klub Basque itu masih memiliki laga tunda melawan Levante pada 21 Oktober, sementara putaran pertama Copa del Rey dijadwalkan 27โ29 Oktober. "Mengingat situasi tersebut, bulan November tampaknya menjadi waktu yang memungkinkan untuk mencapai kesepakatan, meskipun belum ada keputusan final," tulis Futbol Fantasy. Pertandingan akan dilanjutkan dari menit ke-28 dengan kedudukan 0-0, kecuali Komite Kompetisi RFEF memutuskan lain.
"Penghormatan kepada Emil Audero, juara FIFA ASEAN Cup bersama Indonesia," tulis Rayo Vallecano dalam unggahan di Instagram resmi klub.
Bagi sepak bola Indonesia, momen ini mempertegas posisi Audero sebagai salah satu kiper yang diakui di Eropa. Guard of honour dari klub La Liga menunjukkan bahwa prestasi bersama Timnas Indonesia mendapat respek di level klub. Hal ini juga menjadi sinyal positif bagi pemain diaspora Indonesia lainnya bahwa kontribusi di level internasional dapat meningkatkan reputasi di klub masing-masing.
Ke depan, keputusan Komite Kompetisi RFEF akan menentukan kapan laga tunda digelar dan bagaimana format lanjutannya. Jika benar bergulir November, Rayo dan Athletic harus menyesuaikan strategi di tengah jadwal yang padat. Sementara itu, Audero akan kembali fokus memperkuat Rayo setelah menjalani tugas negara. Akankah momen guard of honour ini menjadi pemicu performa impresifnya di La Liga musim ini?



