Glen Powell Nyaris Kehilangan Tangan di Set The Running Man, Sepsis Ancam Nyawa
Baca dalam 60 detik
- Glen Powell mengalami cedera parah saat syuting The Running Man setelah pisau retraktabel menusuk tangannya hingga tendon putus.
- Aktor 37 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit di Bulgaria dan menjalani operasi darurat karena infeksi sepsis yang mengancam jiwanya.
- Meski dinyatakan selamat, Powell kembali ke lokasi syuting keesokan harinya dengan tangan diperban yang kemudian dimasukkan ke dalam skenario.

Glen Powell, aktor yang tengah menanjak namanya di Hollywood, hampir kehilangan tangan kanannya akibat kecelakaan saat syuting film distopia The Running Man. Insiden itu terjadi ketika adegan perkelahian antara karakter Ben Richards yang diperankan Powell dan Evan McCone (Lee Pace) berlangsung di luar kendali. Pisau retraktabel yang seharusnya aman justru menusuk tangan Powell hingga merobek tendon.
Meski cedera itu tergolong serius, Powell mengaku tidak langsung menyadari tingkat keparahannya. Ia terlalu fokus menuntaskan produksi yang dikejar tenggat rilis. โThe Running Man sudah punya tanggal tayang, dan saya juga sudah ditunggu proyek J.J. Abrams,โ ujarnya kepada Esquire, seperti dikutip dari laman Bang Premier. Rasa nyeri hebat dan pembengkakan yang tak kunjung reda akhirnya memaksanya dilarikan ke ruang gawat darurat di Bulgaria.
Di sana, Powell mendapat diagnosis yang jauh lebih mengerikan dari sekadar luka tusuk. Dokter mengungkap bahwa jaringan di tangannya telah terputus total dan ia telah terinfeksi bakteri penyebab sepsis. Sepsis adalah kondisi gawat darurat yang terjadi ketika respons tubuh terhadap infeksi memicu peradangan ekstrem, berpotensi merusak organ dan berujung kematian. โIni kondisi yang sangat serius,โ kata Powell menirukan ucapan dokter yang menanganinya.
Operasi yang dijalani Powell berjalan sukses, tetapi para petugas medis sempat memperingatkannya bahwa ia bisa saja terbangun tanpa tangan. Setelah sadar, tim dokter menyarankan agar luka tetap kering, hangat, dan diistirahatkan. Namun, aktor kelahiran 1988 itu justru kembali ke lokasi syuting sehari setelah operasi. Alih-alih menghentikan produksi, tim kreatif memutuskan menuliskan kondisi tangan Powell yang diperban ke dalam naskah karakter Ben Richards.
Salah satu adegan yang paling menantang adalah ketika Ben Richards memanjat gedung apartemen hanya dengan mengenakan handuk yang melilit pinggang. Powell mengaku harus menjalani syuting adegan itu dalam suhu minus 10 derajat Celsius dengan satu tangan yang tidak bisa digunakan. โSaya meninggalkan film itu dalam kondisi rusak, secara fisik dan emosional,โ kenangnya. Ia bahkan sempat bertanya pada diri sendiri, โApakah kamu masih mau terus berlari?โ
Dalam film yang diadaptasi dari novel Stephen King tersebut, Powell memang dikenal melakukan aksi berbahaya tanpa pemeran pengganti. Ia melompat dari jembatan yang meledak, terjatuh dari atap, dan berbagai adegan ekstrem lain yang menuntut fisik prima. Penonton akan melihat reaksi โotentikโ dari wajahnya saat menjalani adegan-adegan tersebut. Namun, di balik layar, Powell mendapat bimbingan langsung dari Tom Cruise, rekan mainnya di Top Gun: Maverick yang juga terkenal sebagai aktor yang enggan memakai stuntman.
โSaat saya mendapat peran di The Running Man, Tom adalah orang pertama yang saya hubungi. Dia sudah puluhan tahun melakukan ini dan tahu segala trik. Saya pikir hanya akan bicara 10 menit, tapi dia bertahan di telepon lebih dari dua jam,โ ujar Powell menirukan pengalaman berharganya.
Cruise, yang kini berusia 64 tahun, memberi saran spesifik: jangan pernah mengambil adegan lari cepat pada pukul lima pagi karena tubuh sedang tidak dalam kondisi prima. Ia juga menekankan pentingnya memperlihatkan ketinggian saat menggantung di lantai 11 agar penonton merasakan kedalaman dan dimensi aksi. Bagi Powell, saran-saran itu menjadi penyelamat di tengah tekanan produksi yang melelahkan.
Insiden yang menimpa Powell menyoroti sisi gelap industri hiburan: tuntutan visual yang memukau sering kali mengorbankan keselamatan para pemainnya. Meski demikian, Powell berhasil menyelesaikan film tersebut dan kini tengah menikmati pujian atas dedikasinya. Publik pun menantikan bagaimana The Running Man tayang di bioskop, sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik setiap adegan aksi yang memacu adrenalin, ada risiko nyata yang harus ditanggung para aktor.



