Man Utd Incar Elliot Anderson, 'Versi Elite' Kobbie Mainoo dari Manchester City
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan siap menampung Elliot Anderson jika Manchester City terdegradasi akibat sanksi pengurangan poin.
- Anderson dianggap lebih unggul dari Kobbie Mainoo dalam hal umpan menembus lini dan kontribusi bertahan, dengan harga yang pernah mencapai £116 juta.
- Kedatangan Anderson berpotensi melengkapi lini tengah United dan mendorong Mainoo ke level permainan yang lebih tinggi.

Manchester United dilaporkan menempatkan Elliot Anderson sebagai target utama apabila Manchester City mengalami degradasi akibat sanksi pengurangan poin. Menurut laporan Football Insider, Setan Merah berada di barisan terdepan untuk merekrut gelandang timnas Inggris tersebut jika Enzo Maresca dan pasukannya terlempar dari Premier League.
Anderson, yang baru bergabung dengan City musim panas ini dengan harga sekitar £116 juta, menjadi incaran banyak klub. Namun, potensi sanksi berat terhadap City membuka peluang bagi United untuk mendapatkan pemain berusia 23 tahun itu. Manajer United, Michael Carrick, disebut sangat mengagumi kemampuan Anderson dan melihatnya sebagai sosok yang bisa menyempurnakan lini tengah tim.
Meski demikian, biaya transfernya diprediksi tetap mahal. City tentu tidak akan melepas aset berharganya dengan mudah, terlebih jika mereka harus menjual banyak pemain bintang untuk menyeimbangkan keuangan akibat sanksi. United harus menyiapkan dana besar jika serius ingin memboyong Anderson ke Old Trafford.
Perbandingan statistik antara Anderson dan Mainoo menunjukkan mengapa pemain City itu dianggap lebih unggul. Anderson rata-rata melakukan 22,8 umpan menembus lini per 90 menit, lebih dari dua kali lipat catatan Mainoo. Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi di seluruh Premier League musim ini. Dalam fase bertahan, Anderson mencatatkan 2,8 tekel dan intersepsi per 90 menit, menempatkannya di 15% teratas pemain divisi teratas Inggris.
"Anderson adalah pemain kelas dunia. Kemampuannya mengubah permainan dari lini tengah sangat luar biasa," ujar Statman Dave, pengamat taktik sepak bola Inggris.
Sementara itu, Mainoo tetap menjadi gelandang paling berpengaruh bagi United musim ini. Meski sempat tersingkir di era Ruben Amorim, pemain akademi tersebut bangkit di bawah asuhan Carrick. Ia telah memulai empat dari lima pertandingan Premier League dan mencatatkan akurasi umpan 93%, tertinggi di skuad, serta 1,5 intersepsi per 90 menit. Kedatangan Anderson bisa memberi Mainoo mitra ideal di lini tengah, memungkinkan keduanya tampil lebih leluasa.
Bagi United, investasi besar di lini tengah bukan hal baru. INEOS telah menggelontorkan lebih dari £150 juta untuk mendatangkan pemain seperti Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba. Namun, performa Mainoo yang konsisten menunjukkan bahwa pembinaan pemain muda tetap menjadi fondasi penting. Jika Anderson bergabung, United akan memiliki kombinasi pengalaman dan talenta muda yang menjanjikan untuk bersaing memperebutkan gelar Premier League.
Keputusan akhir bergantung pada hasil sanksi terhadap Manchester City. Jika City benar-benar terdegradasi, bursa transfer bisa berubah drastis. United harus bergerak cepat mengamankan target, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan. Akankah Anderson menjadi kunci kebangkitan Setan Merah, atau justru menjadi pemborosan besar? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: lini tengah United bisa menjadi salah satu yang paling ditakuti di Inggris jika skenario ini terwujud.



