Herdman Siapkan Dua Uji Coba Besar untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday November 2026
Baca dalam 60 detik
- John Herdman mengonfirmasi Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji coba pada jeda internasional November 2026.
- Lawan yang akan dihadapi masih dirahasiakan, namun media mengendus Yordania sebagai salah satu kandidat.
- Dua pertandingan tersebut menjadi persiapan terakhir sebelum Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan skuadnya akan menjalani dua pertandingan uji coba pada FIFA Matchday November 2026. Pernyataan ini disampaikan setelah Timnas Indonesia menutup agenda internasional September-Oktober dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Kepastian tersebut diungkapkan Herdman dalam sesi konferensi pers usai laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Menurutnya, dua laga itu sudah masuk dalam rencana jangka pendek tim, meski ia belum bersedia membocorkan identitas lawan. "Kami akan memanfaatkan pertandingan pada November 2026. Kami sudah merencanakan dua pertandingan," ujar Herdman, seperti dikutip dari keterangan resmi PSSI. "Kami akan mengumumkannya pada waktu yang tepat, tetapi dua pertandingan besar," tambahnya.
Sejumlah media sebelumnya mengendus bahwa satu di antara lawan tersebut adalah Timnas Yordania. Jika benar, laga itu akan menjadi uji coba tandang pertama bagi Indonesia di bawah kendali Herdman melawan tim Timur Tengah sejak ia ditunjuk sebagai pelatih. Satu lawan lainnya masih misterius, namun spekulasi mengarah pada tim peringkat atas Asia atau bahkan peserta Piala Dunia 2026.
Bagi Herdman, dua pertandingan ini bukan sekadar formalitas. Ia ingin menguji kedalaman skuad dan taktik jelang Piala Asia 2027. Sejak menangani Indonesia, pelatih asal Inggris itu menekankan pentingnya menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda. Uji coba melawan tim non-ASEAN menjadi kebutuhan untuk mengukur kesiapan pemain di level kompetisi lebih tinggi.
"Kami akan mengumumkannya pada waktu yang tepat, tetapi dua pertandingan besar," tegas Herdman.
PSSI dijadwalkan merilis detail lawan dan venue dalam beberapa pekan mendatang. Keputusan ini juga akan mempertimbangkan faktor logistik dan kesiapan pemain yang berlaga di liga domestik maupun luar negeri. Sejumlah pengamat menilai uji coba melawan tim peringkat 50 besar FIFA akan memberikan gambaran lebih realistis tentang kekuatan Indonesia di Asia.
Jeda November nanti menjadi momen krusial karena setelah itu tidak ada lagi agenda internasional resmi hingga Piala Asia bergulir. Herdman dan staf pelatih punya waktu terbatas untuk mematangkan strategi, termasuk memutuskan apakah akan memanggil pemain naturalisasi baru atau memberi kesempatan kepada talenta muda dari BRI Liga 1.
Dengan hanya dua laga tersisa, setiap menit akan dimanfaatkan untuk simulasi pertandingan sesungguhnya. Publik menanti apakah lawan yang dipilih nanti mampu memberikan perlawanan setara dengan tim-tim yang akan dihadapi di Piala Asia. Jika Yordania benar-benar menjadi salah satu lawan, ujian fisik dan taktik akan langsung terasa.
Yang jelas, Herdman tidak ingin membuang kesempatan. Ia sadar bahwa ekspektasi publik melonjak setelah gelar ASEAN Cup. Kini, pertanyaannya: mampukah Indonesia menjaga momentum dan tampil mengejutkan di panggung Asia?



