Robert De Niro Punya 18 Anjing, Dua di Antaranya Jadi Bintang Film The Alto Knights
Baca dalam 60 detik
- Woody Harrelson terkejut saat mengunjungi rumah Robert De Niro di New York dan mendapati sembilan anjing menyambutnya di pintu.
- Dua anjing De Niro, Lily dan Annie, tampil dalam film The Alto Knights (2025) berkat dorongan kekasihnya, Tiffany Chen.
- Fenomena hewan peliharaan selebritas menjadi bintang layar lebar bukan hal baru, tetapi kasus De Niro menyoroti peran hewan sebagai bagian dari narasi film.

Aktor senior Robert De Niro menyimpan fakta tak terduga: ia memelihara 18 anjing di kediamannya di New York. Hal ini diungkapkan oleh rekan mainnya di film Wag the Dog (1997), Woody Harrelson, yang mengaku kaget saat berkunjung ke rumah De Niro dan disambut sembilan anjing sekaligus. “Kami ke rumahnya di New York, dan sembilan anjing datang ke pintu. Anjing-anjing kecil, mereka bebas melakukan apa saja,” ujar Harrelson kepada majalah Interview, seperti dikutip dari bangpremier.com.
Harrelson, 65 tahun, mengaku tidak pernah membayangkan De Niro, 83 tahun, sebagai pencinta anjing. “Kalau memikirkan Bob De Niro, Anda tidak akan mengira dia hidup di dunia dengan banyak sekali anjing,” tambahnya. Namun, kenyataan itu justru membuka cerita lain: dua dari anjing De Niro ternyata ikut membintangi film terbarunya, The Alto Knights (2025).
Dalam film tersebut, De Niro beradu akting dengan Debra Messing. Messing sebelumnya mengungkapkan bahwa dua anjing yang tampil di layar adalah peliharaan asli De Niro, bernama Lily dan Annie. “Itu luar biasa. Pertama-tama, itu anjing Bob asli. Mereka anjingnya, yang membuat saya tertawa terbahak-bahak. Dia masuk dengan anjing-anjing kecil itu. Saya seperti, ‘Oke, ini tidak masuk akal.’ Tapi sungguh menakjubkan,” kata Messing dalam acara Today.
Messing juga menyebut anjing-anjing itu mengenakan mantel bulu mink dan mendapatkan peran yang jauh lebih besar dari yang semula direncanakan. “Jadi anjing-anjing itu mendapat peran yang jauh, jauh lebih besar dari yang awalnya diinginkan. Mereka juga didandani dengan mantel mink,” jelasnya. De Niro sendiri pernah mengakui bahwa kekasihnya, Tiffany Chen, yang mendorongnya memasukkan anjing-anjing itu ke dalam film. “Kekasih saya — kami punya banyak anjing — dia bilang, ‘Mungkin kamu bisa memasukkan salah satu dari mereka!’ Dan saya bilang, ‘Oke, biar saya perkenalkan mereka’,” ujar De Niro dalam program BBC The One Show.
Kisah De Niro ini bukan sekadar keunikan selebritas. Dalam industri hiburan, hewan peliharaan yang tampil di film sering kali menjadi daya tarik tersendiri, bahkan bisa mencuri perhatian penonton. Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana batas antara kehidupan pribadi dan profesional semakin kabur di era media sosial, di mana detail personal seperti jumlah anjing bisa menjadi bahan pemberitaan global.
Di Indonesia, tren memiliki banyak hewan peliharaan juga mulai meningkat, terutama di kalangan selebritas dan figur publik. Meski tidak selalu berujung ke layar lebar, fenomena ini mencerminkan pergeseran gaya hidup, di mana hewan tidak lagi sekadar peliharaan, tetapi bagian dari identitas dan bahkan konten. Namun, perlu dicatat bahwa memelihara banyak hewan membutuhkan komitmen besar, baik dari segi waktu, biaya, maupun ruang.
Ke depan, apakah hewan peliharaan selebritas akan semakin sering muncul di film dan acara televisi? Atau ini hanya kebetulan yang menghibur? Yang jelas, bagi De Niro, anjing-anjingnya bukan hanya teman di rumah, tetapi juga telah menjadi bintang di layar lebar.



