Myha'la Ungkap Penyesalan di Celebrity Traitors: Saya Ingin Jadi Traitor, Bukan Faithful
Baca dalam 60 detik
- Myha'la mengaku frustrasi karena tereliminasi sebagai Faithful dan yakin bisa membawa Richard E. Grant menang jika keduanya menjadi Traitor.
- Ia menyebut Richard sebagai 'twin flames' namun mengakui terlalu percaya padanya menjadi penyebab kekalahannya.
- Meski telah tersingkir, Myha'la berharap kekacauan terus terjadi dan mengaku mendapat banyak teman baru dari acara ini.

Aktris Myha'la, yang dikenal lewat serial Industry, harus meninggalkan ajang Celebrity Traitors lebih cepat dari yang ia harapkan. Dalam wawancara dengan BBC, ia mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dipilih sebagai Traitor dan yakin bisa membawa Richard E. Grant meraih kemenangan jika saja mereka berdua berada di tim yang sama.
Myha'la menjadi peserta kedua yang dieliminasi pada Kamis (08/10/26), setelah Richard E. Grant yang lebih dulu tersingkir karena secara terbuka mengaku sebagai Traitor. Ia mengaku memiliki kedekatan khusus dengan aktor Hollywood tersebut dan menyebut mereka sebagai "twin flames". Namun, kedekatan itu justru berujung petaka. "Seharusnya aku tidak terlalu percaya padanya, dan itu yang akhirnya menjatuhkanku," ujarnya.
Dalam format Traitors, peserta dibagi menjadi dua peran: Faithful yang harus menemukan Traitor, dan Traitor yang diam-diam menyingkirkan Faithful. Myha'la merasa tidak cocok menjadi Faithful karena sifatnya yang selalu ingin mengendalikan situasi. "Aku tidak bisa merencanakan hal yang tidak diketahui," katanya. Ia pun berandai-andai, "Ada semesta alternatif di mana Richard dan aku bisa sampai ke final. Aku akan dengan senang hati membawanya menang."
Meski kecewa, Myha'la mengaku mendapatkan pengalaman berharga dan hubungan baru. Ia merasa dekat dengan Romesh Ranganathan, Bella Ramsey, Leigh-Anne Pinnock, dan Maya Jama. "Di luar permainan, aku mendapat teman-teman baru. Aku tidak sabar untuk berkirim surat dengan Richard. Bella dan aku akan tetap terhubung, kami sesama aktor HBO," tuturnya.
"Aku ingin ada kekacauan. Aku selalu ingin menjadi Traitor. Aku suka chaos. Itulah mengapa kita menonton permainan ini."
— Myha'la
Ketika ditanya apakah ia akan tetap setia sebagai Faithful setelah tersingkir, Myha'la dengan tegas menjawab tidak. Ia justru berharap sisa peserta mengalami lebih banyak intrik dan kejutan. "Aku ingin ada kekacauan. Aku selalu ingin menjadi Traitor. Aku suka chaos. Itulah mengapa kita menonton permainan ini," ujarnya.
Sejauh ini, Richard E. Grant dan Myha'la telah tersingkir, sementara penyiar Amol Rajan menjadi Faithful pertama yang 'dibunuh'. Traitor asli, Maya Jama, yang terpilih bersama Richard, masih bertahan, bersama James Acaster dan rekrutan baru Hannah Fry. Celebrity Traitors akan berlanjut malam ini (09/10/26) pukul 20.00 waktu setempat.
Bagi penonton Indonesia, fenomena Celebrity Traitors menunjukkan bagaimana format permainan sosial semakin digemari. Acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga menguji strategi, kepercayaan, dan psikologi para pesertanya. Kesuksesan acara ini di Inggris bisa menjadi inspirasi bagi industri kreatif Indonesia untuk mengembangkan format serupa dengan sentuhan lokal. Apakah kita akan melihat versi Indonesia dari Traitors dalam waktu dekat? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi potensinya cukup besar mengingat minat pasar terhadap konten realitas yang menegangkan.



