Atari 800XL Kembali: Konsol Hybrid dengan Keyboard Mekanik dan 25 Game Klasik
Baca dalam 60 detik
- Atari 800XL edisi modern resmi dibangkitkan, menggabungkan fungsi konsol game dan komputer dalam satu perangkat.
- Perangkat ini dibekali port HDMI, USB, slot kartrid, serta 25 judul game klasik seperti Centipede dan Missile Command.
- Dijual dengan harga $220, pre-order dibuka sekarang, tetapi pengiriman baru dilakukan pada 23 April 2027.

Atari 800XL, komputer rumah legendaris yang sempat tenggelam setelah dihentikan produksinya pada awal 1990-an, kini kembali hadir dalam wujud perangkat hybrid modern. Perusahaan pengembang Plaion Replai mengumumkan bahwa perangkat ini tidak sekadar replika, melainkan mesin fungsional yang menggabungkan elemen konsol game dan komputer pribadi.
Bagi generasi yang tumbuh pada era 1980-an, Atari identik dengan konsol 2600. Namun, lini 800 yang dirilis pada 1979 justru menjadi tulang punggung Atari di pasar komputer rumah. Model 800XL yang muncul kemudian menawarkan faktor bentuk lebih besar dan desain industrial yang khas. Kini, versi barunya mengusung sejumlah penyesuaian agar relevan dengan kebutuhan pengguna masa kini.
Dari sisi konektivitas, perangkat ini sudah dilengkapi port HDMI untuk output video digital dan beberapa port USB guna mendukung aksesori tambahan. Ada pula slot kartrid yang kompatibel dengan judul-judul orisinal sistem tersebut. Menariknya, koneksi USB memungkinkan pengguna memuat game dari berbagai platform Atari lain, seperti konsol 400 dan 5200. Joystick yang disertakan pun dirancang mengikuti bentuk aslinya, tetapi dapat diisi daya melalui USB.
Sebagai komputer, perangkat ini menyertakan keyboard mekanik ukuran penuh dan akses ke platform pemrograman Atari Basic. Artinya, pengguna dapat menciptakan game sendiri jika memiliki cukup kesabaran. Yang tak kalah penting, mesin ini mampu menjalankan konten homebrew yang dibuat pada masa kejayaan Atari, memberi kesempatan bagi pengguna untuk menjelajahi kreasi komunitas era 1980-an.
โIni bukan sekadar nostalgia; ini adalah upaya menghidupkan kembali ekosistem komputasi yang pernah berjaya,โ ujar perwakilan Plaion Replai dalam pengumuman resminya.
Plaion Replai sendiri bukan pemain baru di pasar retro. Perusahaan yang sama sebelumnya sukses meremajakan Commodore 64 dan tengah menyiapkan Neo Geo. Langkah ini menegaskan bahwa segmen pasar perangkat retro masih memiliki penggemar setia, terutama di kalangan kolektor dan pengguna yang merindukan pengalaman komputasi awal.
Meski demikian, harga US$220 terbilang premium untuk perangkat dengan spesifikasi 8-bit. Sebagai perbandingan, konsol modern seperti Nintendo Switch Lite dibanderol sekitar US$199, sementara mini PC bekas bisa didapat dengan harga serupa. Namun, nilai jual Atari 800XL terletak pada aspek historis dan fungsionalitas ganda yang tidak dimiliki perangkat lain.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Atari 800XL bisa menjadi angin segar bagi komunitas retro gaming yang selama ini mengandalkan emulator atau perangkat bekas. Namun, harga dan ketersediaan resmi di Tanah Air masih menjadi tanda tanya. Jika masuk melalui jalur impor, biaya tambahan bisa membuatnya semakin mahal. Meski begitu, antusiasme kolektor Tanah Air terhadap barang-barang vintage teknologi cukup tinggi, terlihat dari maraknya lelang konsol lawas di platform e-commerce.
Pertanyaannya, apakah Atari 800XL akan mampu menarik minat generasi muda yang terbiasa dengan grafis 4K dan gameplay daring? Ataukah perangkat ini hanya akan menjadi pajangan bagi mereka yang ingin mengenang masa kecil? Yang jelas, kehadirannya menandai bahwa warisan komputasi awal tidak pernah benar-benar matiโia hanya menunggu waktu untuk diformat ulang.



