Samsung Naikkan Harga Tujuh Ponsel Galaxy, S26 Ultra 1TB Tembus Rp30 Juta
Baca dalam 60 detik
- Samsung menaikkan harga tujuh perangkat Galaxy bulan ini, mencakup lini S26 dan empat model Galaxy A.
- Kenaikan kali ini berbeda karena varian termurah pun terdampak, tidak hanya konfigurasi penyimpanan besar.
- Galaxy A17 5G mengalami lonjakan harga sekitar 35% sejak debutnya pada Januari 2026, dari $199,99 menjadi $269,99.

Samsung resmi menaikkan harga sebagian besar lini Galaxy-nya bulan ini, dengan setidaknya tujuh perangkat terdampak langsung. Langkah ini menandai kenaikan kedua sepanjang tahun dan kali ini tidak memberi ruang bagi konsumen untuk menghindar dengan memilih varian dasar.
Menurut laporan Phone Arena, kenaikan mencakup seluruh lini Galaxy S26 serta empat model Galaxy A. Berbeda dari penyesuaian harga pada April lalu yang hanya menyasar konfigurasi penyimpanan tinggi, kali ini varian termurah pun ikut naik. Artinya, konsumen yang biasanya mengandalkan model dasar sebagai pilihan hemat kini harus merogoh kocek lebih dalam.
Untuk lini flagship, Galaxy S26 256GB kini dibanderol $999,99, naik dari sebelumnya $900. Varian 512GB melonjak dari $1.099,99 menjadi $1.199,99. Pola serupa terjadi pada S26 Plus: versi 256GB naik ke $1.199,99 dan 512GB ke $1.399,99. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra mencatat kenaikan paling tajam pada varian 1TB, dari $1.799,99 menjadi $1.999,99 โ selisih $200 yang membuatnya hampir setara dengan harga Fold 8 Ultra 512GB.
Lini menengah juga tidak luput. Galaxy A57 5G 128GB kini dijual $599,99, sementara versi 256GB melesat ke $679,99. Galaxy A37 5G dipatok $489,99 untuk 128GB dan $609,99 untuk 256GB. Dua model termurah, A27 5G dan A17 5G, mengalami kenaikan lebih moderat: masing-masing menjadi $379,99 dan $269,99. Meski demikian, kenaikan pada A17 terbilang mencolok karena sejak debutnya di Amerika Serikat pada Januari 2026, harga ponsel ini sudah naik dua kali โ dari $199,99 ke $249,99 pada Agustus, lalu ke $269,99 bulan ini.
"Kenaikan harga membuat alasan untuk upgrade dari S25 Ultra ke S26 Ultra semakin tipis, terutama karena sebagian besar fitur baru akan hadir di flagship lama dalam beberapa bulan ke depan," demikian catatan dalam laporan tersebut.
Dalam konteks Indonesia, kenaikan harga global Samsung biasanya diikuti penyesuaian harga lokal dalam beberapa minggu hingga dua bulan setelahnya. Pola ini terlihat pada seri Galaxy S25 dan A-series sebelumnya, di mana harga resmi di Indonesia naik sekitar 5โ10% pasca-penyesuaian global. Bagi konsumen Tanah Air, momen ini bisa menjadi sinyal untuk mempercepat pembelian jika memang berencana membeli model tertentu, atau menunggu program tukar tambah dan bundling operator yang kerap digelar untuk meredam dampak kenaikan.
Dari sisi industri, langkah Samsung ini mencerminkan tekanan biaya komponen โ terutama chip dan memori โ yang masih tinggi. Keputusan menaikkan harga varian dasar menunjukkan bahwa margin di segmen menengah mulai tergerus, sementara permintaan global belum sepenuhnya pulih. Analis menilai Samsung sedang menguji elastisitas harga di pasar yang semakin kompetitif dengan kehadiran merek Tiongkok seperti Xiaomi dan Oppo yang agresif di segmen Rp3โ5 juta.
Pertanyaannya, apakah konsumen akan tetap setia atau beralih ke alternatif yang menawarkan spesifikasi setara dengan harga lebih rendah? Dalam beberapa kuartal ke depan, strategi harga Samsung akan menjadi indikator penting apakah loyalitas merek masih cukup kuat untuk menahan gelombang kenaikan ini.



