Apple Siap Patahkan Tradisi: MacBook Pro Layar Sentuh dan iPad Mini OLED Meluncur Akhir Oktober
Baca dalam 60 detik
- Apple dikabarkan akan memperkenalkan MacBook Pro layar sentuh pertama dan iPad mini OLED pada 27 Oktober mendatang.
- Langkah ini mengakhiri penolakan lama Apple terhadap laptop sentuh yang pernah ditentang Steve Jobs.
- Peluncuran ini menjadi bagian dari gelombang produk Apple yang lebih luas, termasuk perangkat rumah pintar dan chip M6.

Apple bersiap menggelar peluncuran besar-besaran pada akhir Oktober 2025. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu dikabarkan akan memperkenalkan MacBook Pro layar sentuh pertamanya, sekaligus merombak iPad mini dengan panel OLED. Langkah ini menandai pergeseran strategi besar setelah bertahun-tahun menolak menghadirkan layar sentuh di komputer Mac.
Menurut laporan Bloomberg, perangkat anyar tersebut dijadwalkan meluncur pada atau sekitar 27 Oktober. Peluncuran ini merupakan gelombang kedua dari rangkaian pengumuman produk Apple bulan ini, setelah sebelumnya pada 13 Oktober mereka memperkenalkan perangkat rumah pintar. Dua gelombang peluncuran ini akan disiarkan secara daring dan menyertakan sesi uji coba bagi jurnalis, meski Apple belum mengonfirmasi tanggal pasti, spesifikasi final, maupun harga resminya.
Keputusan menghadirkan layar sentuh di MacBook Pro menjadi titik balik yang signifikan. Selama bertahun-tahun, Apple bersikeras bahwa layar sentuh lebih cocok untuk tablet, dan membiarkan pengguna Mac bergantung pada keyboard, trackpad, serta mouse. Pendiri Apple, mendiang Steve Jobs, pernah dengan tegas menolak ide laptop layar sentuh karena menurutnya mengulurkan tangan ke layar vertikal dalam waktu lama akan melelahkan. Kini, filosofi itu tampaknya akan ditinggalkan.
MacBook Pro anyar ini tidak sepenuhnya meninggalkan kontrol konvensional. Keyboard dan trackpad tetap dipertahankan, sehingga pengguna dapat berpindah antara gestur sentuh dan kontrol tradisional. Apple bahkan dilaporkan mengembangkan engsel yang diperkuat untuk mencegah layar bergoyang berlebihan saat disentuhโsebuah keluhan umum pada laptop layar sentuh. Selain itu, teknologi OLED akan menggantikan panel mini-LED yang selama ini digunakan di lini premium Apple, menghadirkan warna hitam lebih pekat, kontras lebih tinggi, dan warna lebih hidup.
Perubahan desain juga mencakup penghapusan notch kamera yang ikonik, digantikan dengan potongan kecil menyerupai Dynamic Island pada iPhone terbaru. Bloomberg melaporkan bahwa Apple telah merancang ulang komponen internal untuk mengurangi bobot secara signifikan, sehingga model 16 inci menjadi jauh lebih portabel. Apple juga menyiapkan pembaruan macOS untuk mendukung interaksi layar sentuh, menandakan komitmen penuh terhadap antarmuka hibrida ini.
Langkah ini efektif mengakhiri doktrin Steve Jobs yang menolak laptop sentuh, dan menandai babak baru dalam evolusi komputasi personal Apple.
Sementara itu, iPad mini generasi mendatang diprediksi mengalami peningkatan layar terbesar sejak pertama kali diperkenalkan. Model ini akan menggantikan panel LCD dengan layar OLED, membawa teknologi yang selama ini eksklusif di iPad Pro ke tablet terkecil Apple. Selain prosesor yang lebih cepat, iPad mini baru akan memiliki sistem speaker yang didesain ulang dan kamera depan yang diposisikan untuk panggilan video mode lanskap. Laporan sebelumnya juga menyebut peningkatan ketahanan air dan konektivitas nirkabel, meski belum dikonfirmasi.
iPad mini saat ini, yang diperkenalkan pada Oktober 2024, mengusung layar LCD 8,3 inci dan chip A17 Pro. Versi mendatang disebut akan menggunakan prosesor A20 Pro. Peluncuran ini merupakan bagian dari dorongan perangkat keras Apple yang lebih luas pada Oktober. Pada 13 Oktober, Apple diperkirakan memperkenalkan hub rumah pintar, Apple TV 4K terbaru, dan HomePod mini yang diperbarui, dengan kemampuan kecerdasan buatan Siri sebagai daya tarik utama.
Bagi pasar Indonesia, peluncuran ini berpotensi memengaruhi lanskap perangkat premium di dalam negeri. Pengguna setia Apple di kota-kota besar sering kali menjadi early adopter, dan kehadiran MacBook Pro layar sentuh dapat mengubah preferensi dari laptop konvensional ke perangkat hibrida. Namun, harga yang diprediksi tinggi dan rantai pasok yang bergantung pada importasi resmi akan menjadi penentu seberapa cepat perangkat ini merambah pasar lokal. Distributor resmi Apple di Indonesia biasanya baru memasarkan produk beberapa bulan setelah peluncuran global, sehingga dampak langsungnya mungkin baru terasa pada awal 2026.
Dengan langkah ini, Apple tidak hanya menjawab permintaan pasar, tetapi juga menantang definisi komputasi personal yang telah lama dipegang. Apakah MacBook Pro layar sentuh akan diterima sebagai evolusi alami, atau justru memicu perdebatan tentang produktivitas dan ergonomi? Yang jelas, panggung Oktober akan menjadi momen krusial bagi arah inovasi Apple beberapa tahun ke depan.



