RemoveMacAI: Cara Hapus Apple Intelligence di macOS 27 dan Klaim Kembalikan 12GB Penyimpanan
Baca dalam 60 detik
- Sebuah utilitas open-source bernama RemoveMacAI memungkinkan pengguna macOS 27 menghapus model AI lokal Apple Intelligence untuk mengosongkan ruang penyimpanan.
- Pendekatan ini memanfaatkan profil konfigurasi dan kunci pembatasan milik Apple, namun berisiko menonaktifkan sederet fitur seperti Siri, Writing Tools, hingga Genmoji.
- Bagi pengguna di Indonesia dengan perangkat penyimpanan terbatas, opsi ini menawarkan trade-off antara ruang ekstra dan hilangnya fungsionalitas cerdas.

Pengguna macOS 27 yang merasa ruang penyimpanannya tergerus oleh model kecerdasan buatan kini memiliki opsi alternatif. Sebuah alat sumber terbuka bernama RemoveMacAI dirancang untuk mencabut komponen Apple Intelligence dari sistem, dengan klaim mampu mengembalikan sekitar 12GB ruang penyimpanan atau lebih. Alat ini beroperasi melalui Terminal dan menyasar langsung berkas model AI yang tersimpan secara lokal.
Langkah ini muncul sebagai respons terhadap kebijakan Apple yang menghilangkan sakelar utama Apple Intelligence di macOS 27. Meski pengguna dapat mematikan fitur secara individual, model AI tetap tertanam di dalam drive. Pada perangkat Mac dengan SSD berkapasitas kecil, keberadaan model tersebut menjadi beban mati yang signifikan. RemoveMacAI menawarkan solusi dengan menghapus model tersebut, meskipun harus melalui prosedur teknis yang tidak sepenuhnya sederhana.
Secara teknis, alat ini bekerja dengan menerapkan profil konfigurasi yang menggunakan kunci pembatasan bawaan Apple. Model AI kemudian dihapus melalui layanan aset Apple, sementara System Integrity Protection tetap aktif sehingga tidak ada berkas di direktori /System yang dimodifikasi secara langsung. Untuk mencegah model kembali terunduh, profil tersebut mengarahkan setiap permintaan unduhan ke port lokal tertutup, sehingga proses pengambilan data gagal. Pengembang mengklaim profil ini bertahan lintas pembaruan macOS dan alat tidak melakukan permintaan jaringan atau mengumpulkan data.
Konsekuensi dari penghapusan ini tidak main-main. Sejumlah fitur andalan akan lenyap, termasuk Siri dan kata pemicu "Hey Siri", Writing Tools, Genmoji, serta Image Playground. Ekstensi ChatGPT dan ringkasan di aplikasi Mail, Messages, Safari, Notes, dan notifikasi juga ikut hilang. Fitur balasan pintar di Mail, prediksi teks inline, Spatial Photos, Photos Clean Up, dan penyelesaian kode prediktif di Xcode turut terdampak. Aplikasi yang mengandalkan model on-device seperti aksi Use Model di Shortcuts dan Visual Intelligence juga tidak lagi berfungsi. Satu-satunya fitur yang tetap berjalan adalah Dikte, karena menggunakan pengaturan terpisah.
"Jika Anda tidak pernah menyentuh Apple Intelligence, ini tawaran yang menggiurkan. Namun jika Anda mengandalkan Siri atau Writing Tools, pikirkan dua kali," demikian peringatan yang disampaikan pengembang alat ini.
Meski menawarkan ruang ekstra, ada beberapa catatan penting. RemoveMacAI adalah skrip pihak ketiga yang mengubah pengaturan sistem, sehingga pengguna disarankan membaca kode terlebih dahulu dan memanfaatkan opsi dry-run untuk melihat perubahan tanpa menerapkannya. Selain itu, pengembang memperingatkan bahwa beberapa kunci pembatasan yang digunakan telah dideprekasi di macOS 26.4. Kunci tersebut mungkin masih berfungsi di macOS 27.0.1, tetapi pembaruan di masa depan dapat mengubahnya. Ada pula kemungkinan tampilan penyimpanan di System Settings belum diperbarui segera setelah penghapusan, karena macOS menghapus berkas sesuai jadwal internalnya.
Bagi pengguna di Indonesia, fenomena ini mencerminkan dilema yang semakin umum di pasar perangkat premium. Banyak Mac di Indonesia dikonfigurasi dengan penyimpanan standar 256GB atau 512GB, sehingga kehadiran model AI lokal berukuran belasan gigabita menjadi pertimbangan tersendiri. Di sisi lain, adopsi fitur Apple Intelligence di Tanah Air masih terbatas karena dukungan bahasa dan ketersediaan regional. Kondisi ini membuat RemoveMacAI berpotensi diminati oleh pengguna yang lebih memprioritaskan ruang penyimpanan untuk aplikasi produktivitas atau konten kreatif ketimbang fitur AI yang belum sepenuhnya relevan.
Ke depan, masa pakai alat ini sangat bergantung pada arah kebijakan Apple. Jika raksasa Cupertino memperketat integrasi model AI atau menutup celah yang dimanfaatkan, RemoveMacAI bisa kehilangan efektivitasnya. Sebaliknya, jika Apple membuka kembali opsi kontrol bagi pengguna, kebutuhan akan alat pihak ketiga mungkin berkurang. Pertanyaannya, seberapa jauh pengguna bersedia menukar kecerdasan buatan dengan ruang penyimpanan yang semakin mahal di perangkat modern?



