Luke Evans Pindah ke Portugal, Lepas Kewarganegaraan Inggris dan Hidup Sederhana
Baca dalam 60 detik
- Aktor Luke Evans resmi menjadi warga negara Portugal setelah pindah ke Lisbon bersama pasangannya, Fran Tomas.
- Evans mengaku tidak lagi memikirkan politik Inggris dan menikmati kehidupan yang lebih sederhana di Portugal.
- Meski telah melepas kewarganegaraan Inggris, Evans tetap dekat dengan orang tuanya yang merupakan Saksi Yehuwa.

Aktor asal Wales, Luke Evans, mengumumkan bahwa ia telah resmi menjadi warga negara Portugal setelah memutuskan pindah ke Lisbon. Keputusan ini menandai babak baru dalam hidupnya, di mana ia meninggalkan Inggris dan memulai kehidupan yang lebih tenang bersama pasangannya, Fran Tomas.
Evans, yang dikenal luas lewat perannya dalam trilogi The Hobbit, mengungkapkan bahwa ia dan Tomas, yang telah menjadi pasangannya selama enam tahun, pindah ke Portugal pada tahun lalu. Dalam wawancara dengan The Telegraph, ia menyatakan bahwa kehidupannya kini jauh lebih sederhana dan itu sangat cocok dengannya. "Saya menyukainya di sana. Hidup ini begitu sederhana. Itu resonan dengan saya," ujarnya.
Pindahnya Evans ke Portugal juga membuatnya lepas dari hiruk-pikuk politik Inggris. Ia mengaku tidak lagi tertarik pada urusan politik negara asalnya. "Saya pikir banyak partai [politik Inggris] masih mencoba menarik simpati Middle England; mereka ingin menarik massa. Dan saya bertanya-tanya apakah sebagai sebuah negara kita sudah siap untuk seorang perdana menteri gay. Saya tidak tahu. Untungnya saya tidak harus memikirkan semua ini sekarang karena saya tidak lagi tinggal di sini," jelasnya.
Meskipun telah meninggalkan Inggris, Evans tetap menjaga hubungan baik dengan orang tuanya yang merupakan Saksi Yehuwa. Ia mengaku berbicara dengan mereka setiap hari. "Kami berbicara setiap hari. Kami saling memberi kabar. Kami tidak banyak bicara. Saya bertanya: 'Siapa yang meninggal? Siapa yang menikah?' Hal-hal seperti itu. Tapi mereka adalah satu-satunya darah daging saya. Hanya kami. Kami tidak memaksakan gaya hidup satu sama lain. Ibu dan ayah saya adalah orang yang sangat baik dan penyayang. Dan itu tidak ada hubungannya dengan agama mereka," tuturnya.
Evans juga berbicara tentang pengalamannya sebagai aktor gay yang terbuka di Hollywood. Ia menolak menghakimi mereka yang memilih untuk tidak terbuka tentang orientasi seksualnya. Ia juga mengungkapkan bahwa ia pernah masuk dalam daftar kandidat untuk memerankan James Bond selama satu dekade. Menurutnya, pihak produksi mengetahui orientasi seksualnya dan tidak menganggapnya sebagai masalah. "Saya berada di daftar untuk Bond selama satu dekade. Tentu saja, sekarang saya terlalu tua, tapi jelas orang tahu saya gay, dan mereka tidak menganggapnya masalah. Mereka hanya ingin orang yang tepat untuk melakukannya," pungkasnya.
Kepindahan Evans ke Portugal mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan selebritas dan profesional yang mencari kualitas hidup lebih baik di luar negeri. Portugal telah menjadi tujuan populer bagi ekspatriat karena biaya hidup yang lebih rendah, iklim yang menyenangkan, dan gaya hidup yang santai. Bagi Evans, keputusan ini tampaknya juga merupakan upaya untuk menjauh dari tekanan publik dan menikmati kehidupan pribadi yang lebih tenang.
Dengan statusnya sebagai warga negara Portugal, Evans kini dapat menikmati kebebasan untuk bepergian dan tinggal di Uni Eropa tanpa hambatan. Hal ini juga membuka peluang baru baginya untuk terlibat dalam proyek-proyek seni di Eropa. Meskipun demikian, ia tetap aktif di industri hiburan global, dengan berbagai proyek akting yang masih berjalan.
Ke depannya, publik mungkin akan melihat Evans lebih sering muncul dalam produksi Eropa atau internasional yang syutingnya berlokasi di Portugal. Keputusannya untuk menetap di sana juga dapat menginspirasi selebritas lain yang mencari ketenangan di tengah sorotan media. Bagaimana perkembangan karier Evans setelah pindah ke Portugal? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: ia telah menemukan tempat yang disebutnya sebagai rumah.



