Finale Lanterns: Pembunuh Hal Jordan Terungkap, Konflik Baru Menuju Man of Tomorrow
Baca dalam 60 detik
- Episode terakhir Lanterns mengungkap dalang kematian Hal Jordan, sekaligus membongkar identitas Manhunter di Rushville.
- John Stewart memilih jalur independen dari Guardians of the Universe, memanfaatkan Power Ring dan Lantern Sinestro.
- Konflik ini diproyeksikan berlanjut ke film DCU Man of Tomorrow, yang akan mempertemukan John dan Guy Gardner dengan ancaman Brainiac.

HBO akhirnya menutup tirai serial Lanterns dengan jawaban atas dua misteri besar yang dibuka sejak episode perdana: keberadaan makhluk luar angkasa di Rushville, Nebraska, dan siapa pembunuh Hal Jordan (Kyle Chandler). Episode berjudul “Dirt and Stars” tidak sekadar menyelesaikan teka-teki itu, tetapi juga meletakkan fondasi konflik baru yang akan mengguncang lanskap DC Universe ke depan.
Selama tujuh episode, spekulasi publik mengarah pada berbagai kemungkinan, termasuk dugaan bahwa Hal mengakhiri hidupnya sendiri mengikuti jejak ayah dan kakeknya. Namun, narasi berbelok ketika Hal justru tampak bahagia di awal episode terakhir, berencana memperdalam hubungan dengan Kerry Kane (Kelly Macdonald) dan menyaksikan pertandingan terakhir putranya, Noah (Shea Pritchard). Situasi berubah drastis setelah rumah Hal dibakar, dan ia tewas akibat menghirup asap saat berusaha menyelamatkan tanaman karnivora peliharaannya, Earl.
Noah menyelamatkan Hal dari kobaran api dan menyembuhkannya dengan teknologi canggih yang sebelumnya dipakai neneknya, Zoe (Poorna Jagannathan), untuk memulihkan John Stewart (Aaron Pierre). Fakta ini memperkuat petunjuk bahwa Noah bukan manusia biasa, melainkan seorang Manhunter—program genetik yang dirancang untuk membalas Guardians of the Universe. Sebelumnya, Zoe memang sempat berpesan agar Noah mengingat ajarannya, dan Kerry menyebut Zoe “memberinya keajaiban” ketika jari tangannya yang terpotong tumbuh kembali, disertai kehamilan Noah.
Hal kemudian membuntuti Noah dan menemukan bahwa ia membebaskan Sinestro (Ulrich Thomsen) dari penjara, membawanya ke planet Antaan melalui portal, dan menukar kebebasan itu dengan sebuah Lantern yang mampu mengisi daya cincin Green Lantern—meski terkontaminasi rasa takut. Rencana Noah adalah membalas Guardians, dimulai dengan membunuh Guy Gardner (Nathan Fillion) untuk mengambil cincinnya. Namun, sisi kemanusiaannya membuat ia menolak sepenuhnya tunduk pada program Manhunter. Ketika John mengonfrontasinya, Noah bahkan mengaku sebagai pembunuh Hal dan meminta dihabisi dengan cara yang sama seperti John menghabisi Zoe.
Pengakuan itu ternyata dusta untuk melindungi ibunya. Kerry-lah yang menembak Hal setelah ia mengetahui identitas Noah dan berusaha membujuk Kerry agar meninggalkan kota. Kerry lalu memanggil John ke Rushville karena yakin hanya dia yang mampu mengungkap kebenaran. Ia merasa bersalah dan takut telah membesarkan monster seperti ayahnya, seorang gangster Gotham yang kejahatannya membuatnya melarikan diri ke Rushville.
John memilih tidak menyerahkan Kerry ke pihak berwenang, dengan alasan Hal tidak akan menginginkan hukuman bagi wanita itu. Ia juga membiarkan para pembakar rumah Hal lolos, dan menilai Noah bukan monster karena bersedia mati demi ibunya serta melepaskan kekuatan Lantern Sinestro. Noah memilih berkuliah dan bermain sepak bola di University of Nebraska demi hidup normal, ketimbang mengejar kekuasaan di Akademi Angkatan Laut Annapolis.
“John memprediksi Guardians tidak akan mengirim pasukan untuk menghentikannya, mengingat hubungan rumit mereka dengan keluarganya dan fakta bahwa ia memegang Lantern yang dirancang khusus untuk melawan mereka.”
Keputusan John untuk menggunakan Power Ring Hal dan Lantern Sinestro menandai lahirnya Green Lantern yang tidak tunduk pada Guardians. Pengisian daya pertama cincin itu memindahkan kepemilikan dari Hal, menghapus Halogram, meski keduanya sempat berpamitan. John lalu menjelaskan rencananya kepada Guy: Guy tetap menjadi Green Lantern Sektor 2814 untuk menghadapi ancaman luar angkasa, sementara John melindungi Bumi.
Konflik ini diprediksi berlanjut ke film Man of Tomorrow garapan James Gunn, yang akan menampilkan John dan Guy di antara deretan superhero dan villain. Brainiac disebut sebagai antagonis utama, sehingga Guy kemungkinan besar lebih banyak beraksi di luar angkasa sementara John menangani masalah terestrial. Jika Guy direduksi hanya untuk menghadapi ancaman ekstraterestrial, perannya dalam Justice Gang—kelompok superhero yang disponsori Maxwell Lord (Sean Gunn)—bisa tergerus. Sean Gunn sendiri telah mengonfirmasi bahwa Lord akan muncul di setidaknya dua proyek DCU berikutnya, membuka peluang ia merekrut John sebagai pengganti Guy.
Dengan arah cerita seperti ini, pertanyaannya bukan lagi siapa yang membunuh Hal Jordan, melainkan seberapa jauh John Stewart mampu menantang otoritas Guardians tanpa memicu perang antarbintang. Dan apakah kehadiran Maxwell Lord di Man of Tomorrow akan menjadi katalis perpecahan baru di tubuh Justice Gang?



