8BitDo Retro 87 Xbox Edition Diskon 25%, Keyboard Mekanik Bernuansa OG Xbox
Baca dalam 60 detik
- 8BitDo Retro 87 Mechanical Keyboard Xbox Edition kini dijual USD89,99 di Amazon AS, turun dari harga normal USD119,99.
- Keyboard ini mengusung desain transparan hijau khas Xbox original, konektivitas tri-mode, dan Dual Super Buttons yang dapat diprogram.
- Diskon ini bertepatan dengan perayaan 25 tahun Xbox, menjadikannya opsi koleksi retro yang terjangkau bagi penggemar.

8BitDo Retro 87 Mechanical Keyboard Xbox Edition, salah satu periferal bernuansa konsol legendaris, tengah dijual dengan potongan harga 25% di Amazon Amerika Serikat. Harga normalnya USD119,99, kini menjadi USD89,99—sebuah penawaran yang jarang terjadi untuk produk edisi khusus yang mengusung estetika Xbox original.
Keyboard ini pertama kali meluncur pada November 2024 sebagai bagian dari koleksi 8BitDo Xbox yang terinspirasi dari konsol generasi pertama. Desainnya mengusung cangkang plastik transparan hijau menyala, tombol panah berwarna A/B/X/Y, dan tombol home Xbox yang menyala—detail yang membangkitkan nostalgia era 2000-an. Bagi penggemar berat Xbox, periferal ini menawarkan cara untuk memiliki potongan sejarah tanpa harus membeli konsol edisi ulang tahun yang harganya jauh lebih mahal.
Dari sisi spesifikasi, Retro 87 menggunakan layout tenkeyless 87 tombol dengan switch Kailh Jellyfish X yang dapat diganti (hot-swappable). Konektivitasnya lengkap: wireless 2.4GHz melalui dongle magnetik, Bluetooth 5.0, dan USB-C wired. Baterai 4.000mAh diklaim mampu bertahan hingga 280 jam pada mode 2.4GHz atau 300 jam via Bluetooth. Bobotnya mencapai 1.100 gram, memberi kesan kokoh dan stabil di meja.
Yang membedakan keyboard ini dari produk sejenis adalah Dual Super Buttons—dua tombol makro besar bergaya arcade yang terhubung melalui jack 3.5mm di bagian belakang. Tombol ini dapat diprogram langsung dari keyboard tanpa perangkat lunak, meskipun untuk makro kompleks pengguna perlu mengunduh 8BitDo Ultimate Software V2. Dalam ulasan Windows Central, pemetaan tombol "A" untuk mengambil screenshot saat streaming disebut sangat praktis.
Kualitas build juga mendapat pujian. Chassis yang tebal dan berat mampu menahan penggunaan intensif, termasuk dari anak-anak yang gemar bermain game. Dua dial fisik di bagian atas—untuk volume dan mode koneksi—terasa premium. Kompartemen magnetik untuk menyimpan dongle 2.4GHz menjadi nilai tambah, mengingat seringnya dongle wireless hilang. Bahkan kabel USB-C-nya dibalut anyaman hijau senada.
"Ini seperti edisi kolektor tanpa harga yang biasanya melekat pada edisi kolektor," tulis ulasan tersebut, seraya memuji daya tahan dan tampilannya yang mencolok.
Meski demikian, ada beberapa catatan. Keycap ABS matte ganda cenderung cepat menampilkan minyak jari, sehingga perlu sering dibersihkan. Selain itu, numpad terpisah (dijual USD44,99) memerlukan dongle 2.4GHz sendiri, yang bisa merepotkan jika port USB terbatas. Namun, bagi yang menginginkan tampilan maksimalis, kekurangan ini dianggap sepadan.
Di pasar, pesaing utamanya adalah Razer Black Widow V4 75% dari koleksi Xbox 25th Anniversary. Razer menawarkan harga USD209,99—hampir dua kali lipat—dengan bodi lebih ramping dan switch tactile yang lebih senyap. Pilihan tetap bergantung pada preferensi: 8BitDo untuk estetika retro yang mencolok dan harga bersahabat, atau Razer untuk tampilan minimalis dan kenyamanan mengetik yang lebih tenang.
Bagi konsumen Indonesia, keyboard ini belum tersedia secara resmi di pasar domestik. Namun, dengan diskon di Amazon AS, pembeli dari Indonesia masih bisa memesan melalui layanan pengiriman internasional atau penyedia jasa titip. Perlu diingat bahwa harga akhir akan mencakup biaya pengiriman dan bea masuk, yang bisa menambah sekitar 20-30% dari harga produk. Meski begitu, antusiasme terhadap periferal bergaya retro dan kolaborasi brand terus tumbuh di komunitas gaming Tanah Air.
Dengan perayaan 25 tahun Xbox yang akan datang, apakah diskon ini akan bertahan lama atau justru menjadi momen terbaik untuk memiliki keyboard yang memadukan nostalgia dan performa modern? Waktu yang akan menjawab, tetapi bagi penggemar berat, kesempatan ini sulit dilewatkan.



