Briscoe Menangi NASCAR Las Vegas, Larson dan Reddick Tabrakan di Garis Finis
Baca dalam 60 detik
- Chase Briscoe mengamankan kemenangan NASCAR Cup Series di Las Vegas Motor Speedway setelah melewati tekanan ketat dan insiden tabrakan di akhir lomba.
- Kyle Larson dan Tyler Reddick terlibat kontak yang membuat Larson menabrak dinding dan Reddick berputar, namun keduanya tetap finis di posisi dua dan tiga.
- Kemenangan ini memperkecil jarak Briscoe di klasemen, sementara Larson memperlebar keunggulan atas Denny Hamlin menjadi 40 poin.

Chase Briscoe memenangi balapan NASCAR Cup Series di Las Vegas Motor Speedway pada Minggu (waktu setempat) setelah bertahan dari serangkaian serangan pembalap lain dan berhasil melewati sejumlah mobil yang tertinggal. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Briscoe yang sebelumnya belum konsisten meraih hasil sesuai harapan.
Di belakangnya, drama terjadi di tikungan terakhir. Kyle Larson yang berada di posisi kedua menabrak dinding setelah mobilnya kehilangan kendali, sementara Tyler Reddick yang berada tepat di belakangnya membentur bagian belakang mobil Larson dan berputar ke rumput infield. Meski demikian, keduanya masih bisa melintasi garis finis dan mempertahankan posisi kedua dan ketiga.
Briscoe mengaku lega bisa menyelesaikan balapan dengan kemenangan. "Saya sangat takut melihatnya (Cole Pearn, kepala kru) jika saya tidak berhasil," ujarnya dalam wawancara usai balapan. "Hari yang luar biasa. Terima kasih untuk semua penggemar. Cuaca sangat panas, tapi kalian tetap di sini. Saya harap ini balapan yang menarik. Dari posisi saya di akhir, tidak ada yang lebih diinginkan dari pertarungan adu taktik seperti itu."
Larson, yang finis kedua, meninggalkan Las Vegas dengan keunggulan poin yang lebih besar atas Hamlin. Ia kini unggul 40 poin, sementara Bell tetap di posisi ketiga dengan selisih 55 poin. Hasil ini memperketat persaingan menuju seri playoff NASCAR.
Balapan berjalan sengit sejak awal. Hamlin yang start dari pole position langsung memimpin, namun insiden tabrakan di awal lomba membuat beberapa pembalap tersingkir. Cuaca panas yang menyengat juga memicu berbagai kendala teknis, termasuk kegagalan blower helm pada mobil Hocevar dan masalah alternator pada mobil Reddick.
Larson sempat kehilangan satu lap setelah melakukan pit stop lama untuk perbaikan suspensi. Namun ia mampu bangkit dan kembali bersaing di depan. Sementara itu, Hamlin mengalami nasib buruk setelah spin di tikungan tinggi dan kehilangan banyak posisi.
Briscoe mendominasi sebagian besar balapan dengan memenangi Stage 1 dan Stage 2. Ia harus menghadapi tekanan dari Bubba Wallace dan Larson di akhir lomba. Dengan 30 lap tersisa, Briscoe menutup celah serangan Wallace, yang kemudian kehilangan waktu setelah melebar ke luar lintasan.
Memasuki 20 lap terakhir, Briscoe terjebak di antara mobil-mobil lambat, memungkinkan Reddick dan Larson mendekat. Larson akhirnya menyalip Wallace untuk posisi kedua dengan 11 lap tersisa, menyiapkan ulangan duel Kansas antara dirinya dan Briscoe.
Di tikungan terakhir, Larson mencoba mengambil jalur tinggi untuk membangun momentum, namun mobilnya menabrak dinding dan rusak parah. Ia tetap bisa finis kedua, sementara Reddick yang menabraknya berputar namun tetap finis ketiga.
"Saya sangat takut melihatnya (Cole Pearn) jika saya tidak berhasil. Hari yang luar biasa. Terima kasih untuk semua penggemar." - Chase Briscoe
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Briscoe dan tim Joe Gibbs Racing. Meskipun musim ini tidak berjalan buruk, hasil yang konsisten masih menjadi pekerjaan rumah. Dengan balapan tersisa, persaingan gelar semakin memanas, terutama antara Larson, Hamlin, dan Bell.
Akankah Briscoe mampu mempertahankan momentum ini di balapan berikutnya? Sementara Larson dan Hamlin akan terus bersaing ketat, akankah insiden seperti di Las Vegas terulang dan mengubah peta kejuaraan? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: NASCAR Cup Series 2025 semakin mendebarkan.



