Zak Brown Sinyalkan Lambiase ke McLaren Lebih Cepat, Red Bull Kehilangan Otak Strategi Verstappen
Baca dalam 60 detik
- Zak Brown menyatakan optimismenya bahwa Gianpiero Lambiase akan bergabung dengan McLaren lebih cepat dari perkiraan awal 2028.
- Kepindahan ini berpotensi mengganggu stabilitas teknis Red Bull yang telah lama mengandalkan Lambiase sebagai engineer balap Max Verstappen.
- McLaren terus memperkuat struktur tim dengan merekrut talenta top, sementara Red Bull harus bersiap menghadapi era baru tanpa sosok yang telah mendampingi Verstappen selama satu dekade.

Kepindahan Gianpiero Lambiase dari Red Bull ke McLaren bisa terjadi lebih cepat dari yang diumumkan sebelumnya. CEO McLaren Racing, Zak Brown, mengungkapkan keyakinannya bahwa engineer balap Max Verstappen tersebut akan segera bergabung dengan timnya, bahkan mungkin pada tahun 2027.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Brown menyatakan, โSaya optimistis kita akan melihatnya mengenakan seragam papaya pada suatu waktu tahun depan.โ Pernyataan ini muncul setelah McLaren pada April lalu mengonfirmasi bahwa Lambiase akan menempati posisi Chief Racing Officer, melapor kepada Team Principal Andrea Stella, dengan kontrak yang berakhir paling lambat 2028.
Namun, sinyal dari Brown menunjukkan bahwa jadwal tersebut bisa dipercepat. Lambiase, yang telah bekerja bersama Verstappen selama lebih dari sepuluh tahun, dikenal sebagai salah satu engineer paling berpengalaman di paddock. Kehadirannya di McLaren diharapkan membawa lapisan pengetahuan balap yang lebih dalam, terutama dalam pengambilan keputusan strategis selama grand prix.
Bagi Red Bull, kehilangan Lambiase bisa menjadi pukulan telak. Selama ini, ia berperan sebagai otak di balik banyak keputusan krusial Verstappen, mulai dari strategi pit stop hingga manajemen ban. Kepergiannya menimbulkan pertanyaan besar tentang siapa yang akan mengisi kekosongan tersebut dan bagaimana dinamika tim akan berubah.
Di sisi lain, McLaren tengah membangun kekuatan jangka panjang. Perekrutan Lambiase melengkapi langkah sebelumnya yang mendatangkan Rob Marshall dan Will Courtenay. Dengan tambahan ini, Stella dapat lebih fokus pada perannya sebagai team principal, sementara Lambiase mengambil alih kepemimpinan operasional balapan.
โSaya sangat antusias dengan semua yang terjadi di pabrik. Para pria dan wanita telah melakukan pekerjaan hebat. Kami membuat banyak kemajuan tahun ini dari awal yang sulit, tapi saya rasa kami sudah menguasai keadaan sekarang,โ ujar Brown.
Meskipun musim 2026 belum berjalan mulus bagi Lando Norris dan Oscar Piastri, performa di paruh kedua musim menunjukkan perbaikan. Brown menegaskan bahwa timnya kini berada di jalur yang tepat untuk kembali bersaing di papan atas.
Kepindahan Lambiase juga menandai pergeseran kekuatan di Formula 1. Red Bull yang sempat mendominasi kini harus beradaptasi dengan kehilangan figur kunci, sementara McLaren terus mengokohkan diri sebagai ancaman serius. Pertanyaannya, apakah Red Bull mampu mempertahankan performa tanpa Lambiase, dan seberapa besar dampak kehadirannya bagi ambisi juara McLaren?



