Salvatore DeSimone Rebut Gelar UBF All Americas Usai Hajar Mike Conway
Baca dalam 60 detik
- DeSimone menang angka mutlak atas Conway dengan skor identik 80-72 dari ketiga juri.
- Gelar UBF All Americas kelas ringan kini resmi berpindah ke tangan petinju tak terkalahkan asal Pennsylvania tersebut.
- Kemenangan ini menandai gelar juara pertama bagi DeSimone sejak memulai debut profesional pada Oktober 2024.

Petinju tak terkalahkan asal Coraopolis, Pennsylvania, Salvatore “Triple Dog” DeSimone, resmi menyandang sabuk juara Universal Boxing Federation (UBF) All Americas kelas ringan setelah mengalahkan Mike “Maverick” Conway melalui keputusan angka mutlak dalam delapan ronde di Sunny Days Arena, North Versailles, Pennsylvania, Sabtu (3/10).
Ketiga juri kompak memberikan skor 80-72 untuk DeSimone, memastikan kemenangan tanpa celah atas Conway. Duel ini memperebutkan sabuk juara yang sebelumnya kosong, dan hasilnya memperpanjang rekor tak terkalahkan DeSimone menjadi 7-0 dengan dua kemenangan KO. Sementara itu, Conway harus menerima kekalahan keenamnya dari total 14 pertarungan, dengan rekor kini 7-6-1.
Bagi DeSimone, pencapaian ini terbilang kilat. Ia baru memulai debut profesional pada Oktober 2024, dan kurang dari dua tahun kemudian sudah mengangkat trofi juara. Sebelum menghadapi Conway, ia mencatat enam kemenangan beruntun, dan kini menambah koleksi kemenangannya menjadi tujuh.
Pertarungan ini digelar sebagai bagian dari acara “The Battle of North Versailles” yang dipromotori oleh Hazard Pay Fight Co. dengan Bill “Hutch” Hutchinson sebagai promotor. Peter Czymbor dari Boston Boxing Promotions bertindak sebagai matchmaker, dan seluruh rangkaian acara berada di bawah yurisdiksi Komisi Atletik Pennsylvania. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk ofisial dan staf acara, turut menyukseskan jalannya pertandingan.
Dalam pernyataan resminya, UBF memberikan apresiasi kepada DeSimone dan timnya atas pencapaian gelar, serta mengapresiasi Conway dan timnya yang telah bertarung hingga delapan ronde penuh. UBF juga menyampaikan terima kasih kepada promotor, matchmaker, staf, ofisial, dan para pendukung yang berkontribusi pada malam pertandingan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada DeSimone dan timnya atas gelar juara ini, dan mengapresiasi Conway serta timnya yang telah memberikan perlawanan hingga ronde terakhir,” demikian pernyataan resmi UBF.
Dengan sabuk juara di tangan, DeSimone kini memasuki babak baru dalam kariernya. Rencana pertahanan gelar akan diumumkan setelah lawan dan jadwal pertarungan disetujui serta difinalisasi. Publik tinju tanah air patut menantikan sepak terjangnya, karena gelar ini bisa menjadi batu loncatan menuju panggung yang lebih besar.
Ke depan, tantangan terdekat bagi DeSimone adalah mempertahankan konsistensi dan menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman. Apakah ia mampu mempertahankan gelar dalam pertahanan perdananya nanti? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: nama “Triple Dog” kini semakin diperhitungkan di kancah tinju profesional Amerika.



