Sheldon Creed Tinggalkan Haas Factory Team, Gabung Sam Hunt Racing di NASCAR O'Reilly 2027
Baca dalam 60 detik
- Sheldon Creed memutuskan hengkang dari Haas Factory Team meski sedang memimpin klasemen pembalap NASCAR O'Reilly 2026.
- Pembalap berusia 28 tahun itu akan membela Sam Hunt Racing dengan kontrak multi-tahun mulai 2027, menggantikan Dean Thompson.
- Kepergian Creed menandai perombakan besar di Haas yang juga kehilangan Sam Mayer, sementara fokusnya kini tertuju pada perebutan gelar musim ini.

Sheldon Creed resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Haas Factory Team pada akhir musim NASCAR O'Reilly 2026. Pengumuman mengejutkan itu disampaikan langsung oleh pembalap yang saat ini memimpin klasemen pembalap, Sabtu lalu, menandai babak baru dalam kariernya di arena balap stock car Amerika Serikat.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena Creed tengah berada di puncak performa bersama tim yang berbasis di Kannapolis, Carolina Utara, tersebut. Sepanjang musim 2026, ia telah mengoleksi tiga kemenangan dan secara konsisten bersaing di barisan terdepan. Namun, dinamika bisnis di paddock NASCAR rupanya berbicara lebih lantang daripada catatan statistik di lintasan.
"Ini bukan pilihan utama saya untuk pindah, tetapi terkadang bisnis menentukan sebaliknya," ujar Creed dalam konferensi pers di Las Vegas Motor Speedway, seperti dikutip dari pernyataannya. Pernyataan itu menggarisbawahi bahwa keputusan ini lebih bersifat strategis ketimbang murni soal performa di trek.
Haas Factory Team sendiri telah mengonfirmasi kepergian Creed melalui pernyataan resmi. Tim menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan tiga kemenangan yang telah disumbangkan pembalap kelahiran California itu. "Tim No. 00 tetap fokus untuk meraih kemenangan di kejuaraan 2026. Pengumuman mengenai susunan pembalap HFT 2027 masih akan ditentukan kemudian," demikian bunyi pernyataan tim.
Kepergian Creed bukan satu-satunya perubahan besar di Haas Factory Team. Sebelumnya, tim telah mengumumkan bahwa Sam Mayer akan meninggalkan mobil No. 41 untuk kembali memperkuat JR Motorsports. Haas juga berencana memperluas operasinya menjadi tiga mobil pada 2027 dengan merekrut Dean Thompson. Thompson sendiri merupakan pembalap yang posisinya akan diisi Creed di Sam Hunt Racing.
Bagi Sam Hunt Racing, kedatangan Creed merupakan langkah signifikan untuk memperkuat ambisi tim. "Sheldon memenuhi setiap kategori yang saya cari dalam diri pembalap yang dapat membangun tim balap menjadi masa depannya; bakat, pengalaman, kepribadian, dan yang terpentingโsiapa dia sebagai manusia," kata Sam Hunt, Pemilik dan Presiden Sam Hunt Racing. "Dia adalah pembalap dalam bentuk paling murni, seorang pemenang, dan suami, ayah, serta teman yang luar biasa."
Creed sendiri menyambut baik tantangan baru ini. "Saya tidak bisa lebih bersemangat lagi untuk bergabung dengan Sam Hunt Racing pada 2027 dan mengejar trofi bersama Kris Bowen sebagai kepala kru saya," ujarnya. "Saya telah mengenal Sam selama beberapa tahun dan menyaksikan SHR tumbuh secara langsung, jadi istimewa rasanya bisa menempatkan nama saya di atas pintu dan menyebutnya rumah."
Selama berkarier di NASCAR O'Reilly Series, Creed memang dikenal sebagai pembalap yang kerap berpindah tim. Ia memperkuat Richard Childress Racing pada 2022-2023, lalu membela Joe Gibbs Racing pada 2024, sebelum akhirnya bergabung dengan Haas pada awal musim 2025. Pola perpindahan ini menunjukkan bahwa ia tidak segan mengambil risiko demi mencari lingkungan yang paling mendukung pertumbuhannya sebagai pembalap.
"Saat ini, saya fokus untuk memenangkan kejuaraan bersama Haas Factory Team dan menutup musim dengan kuat, tetapi saya senang memiliki rencana yang pasti untuk tahun depan dan masa depan bersama sekelompok orang berkualitas." โ Sheldon Creed
Dari kacamata strategi, kepindahan Creed ke Sam Hunt Racing bisa dibaca sebagai upaya tim tersebut untuk naik kelas. SHR selama ini dikenal sebagai tim yang ulet namun belum mampu bersaing secara konsisten di jajaran teratas. Kehadiran pembalap yang sedang dalam performa puncak seperti Creed dapat menjadi katalis perubahan budaya dan standar kompetitif di dalam tim.
Di sisi lain, Haas Factory Team menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan momentum. Kehilangan dua pembalap utama dalam satu musim, ditambah rencana ekspansi menjadi tiga mobil, menuntut manajemen yang cermat dalam menyusun komposisi pembalap dan alokasi sumber daya. Keputusan untuk merekrut Dean Thompson dan siapa pun yang akan mengisi kursi lainnya akan menjadi indikator arah jangka panjang tim.
Bagi penggemar NASCAR di Indonesia, dinamika pasar pembalap seperti ini menjadi cerminan bagaimana olahraga balap profesional mengelola bakat, ambisi, dan kepentingan bisnis. Meski tidak ada kaitan langsung dengan pembalap atau tim Indonesia, pola perpindahan ini dapat menjadi pelajaran tentang pentingnya membangun ekosistem tim yang mendukung perkembangan karier atlet secara berkelanjutan.
Pertanyaannya kini: akankah Creed mampu membawa Sam Hunt Racing menembus jajaran elite NASCAR O'Reilly, atau justru Haas yang akan membuktikan bahwa regenerasi mereka berjalan lebih mulus tanpa dirinya? Musim 2027 akan menjadi jawaban atas taruhan besar yang baru saja diambil kedua belah pihak.



