Dan Houser Sengaja Hindari GTA 6, Fokus Garap Dua Game Open-World Baru
Baca dalam 60 detik
- Pendiri Rockstar, Dan Houser, mengaku tidak menonton pengungkapan gameplay GTA 6 untuk menjaga fokus kreatifnya.
- Absurd Ventures, studio yang ia dirikan pada 2023, sedang menggarap dua proyek game: komedi open-world dan sci-fi distopia.
- Houser berjanji akan membagikan informasi lebih lanjut tentang game bergaya Absurdaverse dalam beberapa bulan ke depan.

Pencipta serial Grand Theft Auto (GTA), Dan Houser, memilih untuk tidak menyaksikan pengungkapan gameplay GTA 6. Keputusan ini diambil bukan karena ketidaktertarikan, melainkan untuk menjaga jarak dari pengaruh eksternal yang bisa mengganggu proses kreatifnya saat mengembangkan proyek baru di studio Absurd Ventures.
Houser, yang dikenal sebagai salah satu pendiri Rockstar Games dan otak di balik lima seri GTA pertama, mendirikan Absurd Ventures pada 2023. Studio ini didedikasikan untuk menciptakan karya orisinal, termasuk video game. Dalam wawancara di podcast Strictly Business milik Variety pada 2 Oktober, ia mengungkapkan bahwa dua game perdana sedang dalam pengerjaan. Game pertama adalah komedi open-world yang menekankan aspek humor dan memori karakter, sedangkan game kedua bergenre sci-fi distopia tentang pengembangan game yang kacau dan AI nakal yang mencapai kesadaran.
Meskipun memiliki rekam jejak dalam menciptakan game open-world komedi yang sukses, Houser mengaku tidak lagi memainkan game sejenis. Ia bahkan menghindari menonton pengungkapan gameplay GTA 6. "Saya ingin menemukan hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya," ujarnya. Menurutnya, bermain game kompetitor justru membuatnya terdistraksi karena secara otomatis menganalisis kelebihan dan kekurangan tim pengembang. "Saya selalu berpikir, 'Tim animasi mereka lemah, tapi desain game-nya fantastis.' Saya bisa membayangkan rapat ketika mereka membahas fitur ini. Saya bukan desainer game, saya lebih seperti direktur kreatif. Jadi saya berusaha menemukan hal baru, atau mencuri dari media lama," jelasnya.
"Saya menemukan bahwa ketika saya memainkannya, saya bisa membedah kekuatan dan kelemahan tim secara real-time dan itu mengganggu. Saya selalu berpikir, 'Yah, tim animasi mereka lemah, tapi saya pikir desain game ini fantastis.' Dan, 'Oh, saya bisa membayangkan rapat ketika mereka membahas fitur ini.' Saya bukan desainer game, saya semacam direktur kreatif. Jadi saya mencoba untuk selalu menemukan hal-hal baru yang belum pernah dilakukan, atau yang bisa saya curi dari media lama, sejujurnya."
Houser juga mengungkapkan bahwa Absurd Ventures sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Smilegate untuk mengembangkan game AAA sci-fi yang berlatar di universe A Better Paradise. Sementara game komedi akan berada di bawah bendera "Absurdaverse". Meski belum ada pengumuman resmi atau jadwal rilis, Houser menjanjikan informasi lebih lanjut tentang game Absurdaverse dalam beberapa bulan mendatang.
Keputusan Houser untuk menjauh dari GTA 6 mencerminkan strategi kreatif yang ingin mempertahankan orisinalitas. Dalam industri game yang semakin kompetitif, terutama dengan hadirnya GTA 6 yang dinanti-nantikan, langkah ini bisa dilihat sebagai upaya untuk tidak terpengaruh oleh ekspektasi pasar. Absurd Ventures ingin menawarkan sesuatu yang berbeda, dengan menggabungkan elemen komedi dan narasi yang kuat.
Bagi industri game Indonesia, perkembangan ini bisa menjadi inspirasi bahwa menciptakan karya orisinal tidak harus selalu mengikuti tren yang ada. Studio-studio lokal dapat belajar dari pendekatan Houser yang berani mengambil jalan berbeda, meskipun dengan risiko. Dengan pasar game Indonesia yang terus tumbuh, kehadiran game open-world komedi atau sci-fi dari pengembang lokal mungkin bisa menjadi terobosan baru.
Ke depan, apakah Absurd Ventures mampu menghadirkan inovasi yang segar di tengah dominasi game-game besar? Publik akan menantikan pengumuman resmi dan bagaimana Houser menerjemahkan visinya menjadi karya yang bisa bersaing di pasar global.



