Verstappen Rebut Pole Perdana 2026 di Malaysia, Hamilton Temani di Barisan Depan
Baca dalam 60 detik
- Max Verstappen mengunci posisi start terdepan di Sirkuit Sepang dengan catatan waktu 1 menit 35,130 detik, meninggalkan Lewis Hamilton 0,298 detik di belakangnya.
- Kemenangan pole ini menjadi yang pertama bagi Verstappen sejak penutupan musim 2025, sekaligus menandai dominasinya di semua sesi kualifikasi akhir pekan ini.
- Sejumlah pembalap seperti Isack Hadjar dan Franco Colapinto akan terkena penalti turun grid, mengubah komposisi barisan start balapan Minggu.

Max Verstappen memastikan diri start dari posisi terdepan pada Grand Prix Bahrain yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah mendominasi sesi kualifikasi, Sabtu (waktu setempat). Pembalap Red Bull itu mencatat waktu tercepat 1 menit 35,130 detik, unggul 0,298 detik atas Lewis Hamilton dari Ferrari yang akan menemaninya di barisan depan.
Ini menjadi pole pertama Verstappen pada musim 2026 dan yang pertama sejak balapan penutup 2025 di Abu Dhabi. Sepanjang akhir pekan, ia tampil konsisten sebagai yang tercepat di ketiga sesi latihan bebas dan kualifikasi, menegaskan kesiapannya menghadapi balapan yang dipindahkan dari Bahrain ke Malaysia akibat konflik di Timur Tengah.
Pada sesi Q3, Verstappen sempat kehilangan waktu di dua sektor awal putaran keduanya, namun bangkit lewat sektor akhir yang ungu untuk mencatatkan waktu 0,120 detik lebih cepat dari putaran pertamanya. Catatan itu sekaligus menjadi pole ke-49 dalam karier pembalap asal Belanda tersebut.
Isack Hadjar, rekan setim Verstappen, sebenarnya menempati posisi ketiga tercepat namun harus turun lima peringkat karena pergantian komponen mesin (ICE). Alhasil, Kimi Antonelli dari Mercedes yang semula keempat akan start ketiga, diikuti Charles Leclerc di posisi keempat.
Antonelli, yang memimpin klasemen sementara, mengalami sesi kualifikasi yang berliku. Pembalap muda Italia itu harus melalui Q2 dengan satu set ban soft tambahan setelah putaran pertamanya dihapus karena melanggar batas lintasan di Tikungan 6. Ia hanya sempat melakukan satu putaran di Q3 dan finis 0,501 detik di belakang Verstappen.
"Kami tahu kecepatan sudah ada sejak awal, tapi kualifikasi selalu punya dinamika sendiri. Putaran terakhir saya tidak sempurna, namun cukup untuk mengambil pole," ujar Verstappen usai sesi.
Sementara itu, juara bertahan Lando Norris harus puas menempati posisi keenam dengan selisih 0,627 detik dari Verstappen. Rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, berada di posisi ketujuh. Keduanya akan naik satu peringkat menyusul penalti Hadjar. McLaren tampaknya masih bergelut dengan performa mobil di trek Malaysia akhir pekan ini.
George Russell, rekan setim Antonelli, juga mengalami kesulitan dan hanya menempati posisi kedelapan, terpaut 0,741 detik. Sementara itu, Pierre Gasly (Alpine) dan Gabriel Bortoleto (Audi) melengkapi sepuluh besar.
Di luar sepuluh besar, Liam Lawson gagal lolos ke Q3 setelah tersingkir di Q2 oleh Bortoleto pada detik-detik akhir. Pembalap Racing Bulls itu akan start dari posisi ke-11, bersebelahan dengan Fernando Alonso (Aston Martin) yang mencatat hasil kualifikasi terbaiknya musim ini. Carlos Sainz (Williams) berada di posisi ke-13, diikuti Lance Stroll (Aston Martin) di posisi ke-14.
Franco Colapinto (Alpine) menempati posisi ke-15 namun harus start dari belakang karena penalti total 15 grid: lima lantaran insiden di Baku dan 10 akibat penggantian unit tenaga Mercedes. Rookie Arvid Lindblad (Racing Bulls) berada di posisi ke-16, juga akan terkena penalti turun grid, sementara Nico Hulkenberg (Audi) di posisi ke-17 setelah memulai Q1 dengan ban medium.
Oliver Bearman (Haas) dan Esteban Ocon (Haas) menempati posisi ke-18 dan ke-19, dengan Ocon mengalami eliminasi Q1 pertamanya sejak GP Spa. Alex Albon (Williams) kembali harus menerima kenyataan pahit di posisi ke-20, diikuti Valtteri Bottas (Cadillac) di posisi ke-21 dan Sergio Perez (Cadillac) di posisi terakhir.
Balapan GP Bahrain di Malaysia akan digelar Minggu, dengan Verstappen dan Hamilton memimpin barisan start. Pertanyaannya, akankah dominasi Verstappen berlanjut hingga bendera finis, ataukah Hamilton dan para penantang mampu membalikkan keadaan di sirkuit yang menandai kembalinya Malaysia ke kalender F1 setelah sembilan tahun absen?



