Natalie Portman Puji Kualitas Akting Charles Melton: Ada Kedalaman dan Kerumitan
Baca dalam 60 detik
- Natalie Portman mengaku terkesan dengan penampilan Charles Melton dalam film May December, menyebutnya memiliki kedalaman dan kerumitan.
- Portman juga memuji etos kerja Melton yang datang lebih awal ke lokasi syuting dan pilihan kariernya yang cerdas.
- Melton sendiri mengaitkan disiplin aktingnya dengan latar belakang olahraga dan masa kecil yang sering berpindah-pindah.

Natalie Portman memberikan apresiasi tinggi terhadap rekan aktingnya di film May December, Charles Melton. Dalam wawancara dengan majalah TIME, aktris peraih Oscar itu menyatakan bahwa Melton memiliki kualitas akting yang jarang ditemui—perpaduan antara kedalaman emosi dan detail yang rumit.
Portman, yang berperan sebagai Elizabeth Berry dalam film drama komedi tahun 2023 tersebut, mengaku pertama kali melihat bakat Melton saat proses audisi. Ia mengaku terpukau oleh penampilan pria berusia 35 tahun itu. "Saya benar-benar terkesan dengan aktingnya. Anda hampir bisa melupakan ketampanannya karena ada begitu banyak jiwa dan kerumitan dalam apa yang dia lakukan," ujar Portman seperti dikutip dari TIME.
Menurut Portman, Melton mampu menjelma menjadi karakter Joe Yoo—seorang pria yang tidak percaya diri dan merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri—dengan sangat meyakinkan. "Tiba-tiba, dia benar-benar menjadi pria yang tidak percaya diri dan tidak nyaman dengan kulitnya sendiri, dan Anda mempercayainya," tambahnya.
Selain bakat akting, Portman juga menyoroti profesionalisme Melton di lokasi syuting. Ia menceritakan bahwa aktor tersebut selalu berusaha maksimal, termasuk tiba lebih awal untuk bekerja sama dengan sutradara Todd Haynes dan mempersiapkan diri secara mandiri. "Itu menunjukkan kecanggihan dan kepekaan artistik yang tinggi," kata Portman.
Portman menilai Melton memiliki insting yang tajam dalam memilih peran. Ia menyebut bahwa Melton cerdas dalam mengambil keputusan karier, bekerja dengan sutradara-sutradara menarik, dan mengikuti rasa ingin tahunya pada proyek-proyek seperti Beef. "Dia memiliki selera yang sangat baik. Dia penuh pertimbangan, tepat, dan pekerja keras, baik sebagai kolega maupun sebagai manusia. Dan yang terbaik, dia memiliki kemampuan langka untuk menjadi seniman yang serius sekaligus orang yang baik pada saat yang sama," puji Portman.
Sementara itu, Melton sendiri mengungkapkan bahwa latar belakangnya di dunia olahraga telah membentuk disiplin yang kuat dalam dirinya. Dalam wawancara dengan Bustle, aktor yang ayahnya bertugas di militer AS itu menjelaskan bahwa pengalaman bermain sepak bola Amerika di Kansas State University membantunya di dunia film. "Saya pikir olahraga telah menanamkan disiplin dalam hidup saya, bersama dengan didikan ayah saya," ujarnya.
Melton menambahkan bahwa hal-hal detail dalam olahraga—seperti persiapan menjelang musim, memahami lawan, mempelajari playbook, visualisasi, dan kerja sama tim—telah memberinya bekal dalam pendekatan aktingnya. "Saya tidak pernah sekolah akting atau apa pun, jadi semua itu semacam mengalir ke dalam praktik individu saya sebagai aktor," jelasnya.
Masa kecil yang sering berpindah-pindah karena karier militer sang ayah juga membentuk kepribadian Melton. Ia mengaku tumbuh tanpa rasa canggung sosial karena selalu sadar bahwa tempat tinggalnya bukanlah rumah permanen. "Semua anak yang saya kenal di sekolah tahu bahwa ini bukan rumah selamanya. Mungkin salah satu orang tua kami sedang bertugas di medan perang saat kami tinggal di pangkalan militer di luar negeri. Jadi, tidak ada yang namanya canggung sosial. Atau Anda menjadi tidak peka terhadapnya karena Anda tahu tidak akan lama di tempat itu. Jadi mengapa harus khawatir tentang apa yang orang lain pikirkan tentang Anda?" tuturnya.
Pujian Portman terhadap Melton menambah daftar panjang apresiasi yang diterima aktor tersebut sejak May December dirilis. Film ini sendiri telah menuai perhatian kritikus, terutama karena penampilan Melton yang dianggap sebagai terobosan dalam kariernya. Dengan etos kerja yang kuat dan pilihan peran yang cermat, Melton tampaknya sedang berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu aktor paling menarik di generasinya.
Ke depan, publik menantikan proyek-proyek selanjutnya dari Melton, termasuk kemungkinan kolaborasi dengan sutradara-sutradara besar. Apakah ia akan terus mempertahankan kualitas aktingnya dan menjadi kekuatan baru di Hollywood? Hanya waktu yang akan membuktikan, tetapi dengan pujian dari aktris sekaliber Natalie Portman, jalan menuju puncak semakin terbuka lebar.



